Produk Juara Gebyar Kreatif akan Dikembangkan Dekranasda DKI

Kamis, 06 April 2017 Reporter: Budhi Firmansyah Surapati Editor: Budhy Tristanto 4746

Produk Juara Gebyar Kreatif akan Dikembangkan Dekranasda DKI

(Foto: Reza Hapiz)

Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) DKI Jakarta, melakukan seleksi produk peserta gebyar kreatif Sekolah Dasar (SD) serta Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus (PKLK) tingkat provinsi tahun 2017. Nantinya, produk yang keluar sebagai juara dan dinilai potensial akan dibina.

Kita akan bantu menjualkan dan pelatihan

Wakil Ketua Harian Dekranasda DKI Jakarta, Rusmiati Saefullah mengatakan, produk-produk yang ditampilkan oleh para siswa berpotensi menjadi ekonomi kreatif. Karena itu ia berencana melakukan pembinaan terhadap sejumlah produk yang layak pasar.

"Yang bagus-bagus kita akan bawa ke Dekranasda. Kita akan bantu menjualkan dan pelatihan," katanya, Kamis (6/4).

Dijelaskan Rusmiyati, walau sebagian dinilainya sudah layak pasar, namun tetap butuh penghalusan agar produk-produk itu memiliki nilai jual tinggi.

"Tetap butuh dihaluskan lagi, sehingga benar-benar bagus," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Rusun Ekspo akan Dimanfaatkan untuk Pengembangan Ekonomi Kreatif

Rusun Ekspo akan Dimanfaatkan untuk Pengembangan Ekonomi Kreatif

Senin, 06 Maret 2017 10571

BERITA POPULER
Gub pramono Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu rezap

Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

Jumat, 30 Oktober 2026 7135

IMG 20261031 WA0044

Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

Sabtu, 31 Oktober 2026 4827

Mobil patah as budi

Petugas Dishub Evakuasi Mobil Patah As Roda di Cengkareng

Senin, 02 November 2026 2124

PJLP dki dok

Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap

Jumat, 30 Oktober 2026 2509

Binamarga penertiban kabel udara sunter jakut jati

5,6 Kilometer Kabel Udara di Tanjung Priok Dipindah ke SJUT

Senin, 02 November 2026 1128

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks