Rabu, 29 Januari 2014
Reporter: Lopi Kasim
Editor: Dunih
3075
(Foto: doc)
Wilayah Petamburan dan Bendungan Hilir (Benhil), Tanah Abang, Jakarta Pusat, yang berada di daerah rendah kembali diterjang banjir. Banjir di wilayah tersebut, merupakan luapan dari Kanal Banjir Barat (KBB) yang mengalami penyempitan akibat sedimentasi lumpur dan sampah. Kondisi ini mengakibatkan, sebanyak 1.732 warga setempat diungsikan, meliputi 1.357 warga Kelurahan Petamburan dan 375 jiwa merupakan warga Kelurahan Benhil.
Wakil Camat Tanah Abang, Herri Purnama mengatakan, ketinggian air masih stabil namun cenderung naik, seperti di Kelurahan Petamburan. Meskipun begitu pihaknya telah menyiapkan lokasi pengungsian dan kebutuhan pengungsi lainnya. "Jalur di depan Rumah Sakit Mintohardjo sampai siang ini belum bisa dilewati kendaraan. Posko kepolisian juga sudah ada di lokasi. Untuk Kelurahan Bendungan Hilir pengungsi saat ini ditempatkan di 2 titik, yakni di Masjid Al Falah RW 01 200 jiwa, Mushola Al Ikhlas RW 01, 75 jiwa, dan di Madrasah Aisyiah sekitar 100 jiwa," ujarnya, Rabu (29/1).
Lurah Petamburan, Nur Komariyah menambahkan, untuk Kelurahan Petamburan, sejak sore kemarin air sudah mulai menggenangi beberapa wilayah Petamburan. Selanjutnya, pada tengah malam ketinggian air langsung meningkat sehingga mengakibatkan warga langsung dievakuasi oleh Suku Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Damkar dan PB) Jakarta Pusat ke sejumlah lokasi pengungsian.
"Seluruh wilayah RW 01, 02, 03, 04, 05, 08, 09 terendam hingga ketinggian 220 sentimeter sampai siang ini dan masih terus bertahan. Lokasi pengungsian juga sudah kita siapkan di 17 lokasi di antaranya Museum Tekstil, Masjid Al Ikhsan, Masjid At Taufik, Al Islam, Masjid Istiqomah, Rusun Petamburan, Sudin Pemakaman Jakarta Pusat, SD 05 dan 06, serta di RS Pelni," terangnya.
Kondisi pengungsi, lanjut Nur, saat ini masih stabil, kebutuhan logistik dan kebutuhan lainnya terus didatangkan untuk memenuhi kebutuhan pengungsi. "Dapur umum dan segala kebutuhan lainnya saat ini masih bisa ditangani. Mudah-mudahan cukup dan air cepat surut sehingga warga cepat kembali ke rumahnya masing-masing," ucapnya.
Ditambahkan Nur, untuk PLN, Damkar dan PB serta personel Satpol PP telah disiagakan di lokasi pengungsian untuk mengantisipasi segala kemungkinan yang terjadi di lokasi banjir. "Sebagian warga masih ada yang bertahan di rumahnya masing-masing. Untuk itu personel kita siagakan," tandasnya.
BERITA TERKAIT
BERITA POPULER
Lapak Bensin Eceran di Jl Hadiah Utama Ditertibkan
Senin, 02 Februari 2026
4079
Rano Pastikan Perbaikan Jalan Rusak Terus Dilakukan
Selasa, 03 Februari 2026
593
Pemprov DKI Gelar Tiga Sorti Operasi Modifikasi Cuaca Hari Ini
Selasa, 03 Februari 2026
436
Pramono Pastikan Virus Nipah Belum Ditemukan di Jakarta