1.732 Warga di Tanah Abang Mengungsi

Rabu, 29 Januari 2014 Reporter: Lopi Kasim Editor: Dunih 3258

korban_banjir_pengungsian4.jpg

(Foto: doc)

Wilayah Petamburan dan Bendungan Hilir (Benhil), Tanah Abang, Jakarta Pusat, yang berada di daerah rendah kembali diterjang banjir. Banjir di wilayah tersebut, merupakan luapan dari Kanal Banjir Barat (KBB) yang mengalami penyempitan akibat sedimentasi lumpur dan sampah. Kondisi ini mengakibatkan, sebanyak 1.732 warga setempat diungsikan, meliputi 1.357 warga Kelurahan Petamburan dan 375 jiwa merupakan warga Kelurahan Benhil.

Wakil Camat Tanah Abang, Herri Purnama mengatakan, ketinggian air masih stabil namun cenderung naik, seperti di Kelurahan Petamburan. Meskipun begitu pihaknya telah menyiapkan lokasi pengungsian dan kebutuhan pengungsi lainnya. "Jalur di depan Rumah Sakit Mintohardjo sampai siang ini belum bisa dilewati kendaraan. Posko kepolisian juga sudah ada di lokasi. Untuk Kelurahan Bendungan Hilir pengungsi saat ini ditempatkan di 2 titik, yakni di Masjid Al Falah RW 01  200 jiwa, Mushola Al Ikhlas RW 01, 75 jiwa, dan di Madrasah Aisyiah sekitar 100 jiwa," ujarnya, Rabu (29/1).

Lurah Petamburan, Nur Komariyah menambahkan, untuk Kelurahan Petamburan, sejak sore kemarin air sudah mulai menggenangi beberapa wilayah Petamburan. Selanjutnya, pada tengah malam ketinggian air langsung meningkat sehingga mengakibatkan warga langsung dievakuasi oleh Suku Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Damkar dan PB) Jakarta Pusat ke sejumlah lokasi pengungsian.

"Seluruh wilayah RW 01, 02, 03, 04, 05, 08, 09 terendam hingga ketinggian 220 sentimeter sampai siang ini dan masih terus bertahan. Lokasi pengungsian juga sudah kita siapkan di 17 lokasi di antaranya Museum Tekstil, Masjid Al Ikhsan, Masjid At Taufik, Al Islam, Masjid Istiqomah, Rusun Petamburan, Sudin Pemakaman Jakarta Pusat, SD 05 dan 06, serta di RS Pelni," terangnya.

Kondisi pengungsi, lanjut Nur, saat ini masih stabil, kebutuhan logistik dan kebutuhan lainnya terus didatangkan untuk memenuhi kebutuhan pengungsi. "Dapur umum dan segala kebutuhan lainnya saat ini masih bisa ditangani. Mudah-mudahan cukup dan air cepat surut sehingga warga cepat kembali ke rumahnya masing-masing," ucapnya.

Ditambahkan Nur, untuk PLN, Damkar dan PB serta personel Satpol PP telah disiagakan di lokasi pengungsian untuk mengantisipasi segala kemungkinan yang terjadi di lokasi banjir. "Sebagian warga masih ada yang bertahan di rumahnya masing-masing. Untuk itu personel kita siagakan," tandasnya.

BERITA TERKAIT
BERITA POPULER
80790596

TPHP Cengkareng Dirancang Jadi Destinasi Wisata

Kamis, 17 September 2026 2965

Pendataan pengadaan tanah MRT kwitang fakhri

Pendataan Awal Pengadaan Tanah MRT Thamrin-Kwitang Dimulai

Sabtu, 19 September 2026 1372

Pemadaman lampu hemat energi dok

Pemprov DKI Ajak Warga Hemat Energi Lewat Aksi 60 Menit Hari Ini

Sabtu, 19 September 2026 528

Kebakaran j65 jelambar jakbar budi

17 Unit Pemadam Tangani Kebakaran di Permukiman Padat Jelambar

Senin, 14 September 2026 1294

Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

Senin, 14 September 2026 1103

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks