Selasa, 28 Januari 2014
Reporter: Rio Sandiputra
Editor: Dunih
2947
(Foto: doc)
Pasca kecelakaan pengendara sepeda motor di Jalan Layang Non Tol (JLNT) Kampung Melayu-Tanah Abang di Casablanca, Senin (27/1) malam, Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya, langsung memperketat penjagaan di jalan tersebut. Untuk mencegah pengendara motor melintas, polisi juga menggelar razia mulai dari depan City Walk Jl Karet Bivak, hingga Jl Casablanca, Menteng Pulo.
"Sebelum kejadian ini tiga minggu kita sudah operasi. Nanti kita akan operasi sepanjang hari, dari pagi sampai malam," ujar AKBP Hindarsono, Kasubdit Penegakan Hukum Ditlantas Polda Metro Jaya, Selasa (28/1).
Mengenai kabar adanya aparat yang menjebak pengendara, Hindarsono membantahnya. Terlebih di lokasi sudah dipasang rambu-rambu yang melarang kendaraan roda dua, roda tiga, serta kendaraan dengan beban berat melintasi jalan tersebut. "Kita tidak menjebak, tapi kita tilang. Kita tidak minta uang, kita akan tilang," tegasnya.
Pantauan di lapangan, banyak kendaraan roda dua, bahkan bajaj yang melanggar. Mereka yang nekat melewati jalan layang ini langsung mendapatkan tilang dari polisi yang sedang merazia. "Untuk hari ini belum kita rekap, tapi pelanggar lebih ada ratusan pengendara sepeda motor yang ditindak," tutur Hindarsono.
Diberitakan sebelumnya, seorang pengendara motor bernama Fauzi nekat melawan arus. Celakanya di saat bersamaan melaju mobil dengan cepat dari arah Kampung Melayu menuju Tanah Abang. Fauzi yang tidak bisa menghindar tertabrak hingga jatuh terpental. Korban yang mengalami luka parah masih dirawat di RSAL Mintohardjo. Sementara istrinya, Windawati yang berada di boncengan jatuh dari jalan layang dengan ketinggian sekitar 25 meter hingga akhirnya tewas di tempat.
BERITA TERKAIT
BERITA POPULER
85 Peserta Sekolah Lansia di Jakut Diwisuda
Selasa, 28 Juli 2026
9248
Pemkot Jaktim Fasilitasi Evy Tinggal di Rusun Pulo Gebang
Jumat, 31 Juli 2026
3220
14 Kendaraan Kedapatan Parkir Liar di Jaktim Ditindak
Selasa, 28 Juli 2026
3638
MRT Jakarta Sepakati Kerja Sama Peningkatan Layanan Sistem Pengumpulan Tarif Otomatis
Rabu, 29 Juli 2026
1934
Area Kumuh Sekitar Terminal Tanjung Priok Ditata Jadi Taman