Upaya mengantisipas banjir terus dilakukan Pemprov DKI Jakarta. Tahun ini, selain akan menormalisasi sungai dan waduk, Pemprov DKI Jakarta akan membangun waduk baru yang akan berfungsi sebagai tangkapan air. Rencananya, pembangunan waduk tersebut akan dilakukan secara bertahap dan dimulai pada bulan Februari.
Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo mengatakan, pada Februari mendatang ada dua waduk yang akan dibangun terlebih dahulu, yakni di Cengkareng (Jakarta Barat) dan Rorotan (Jakarta Utara). Sementara sisanya akan dilakukan secara bertahap. "Tahun ini kita akan konsentrasi pada pembangunan sembilan waduk baru yang dimulai Februari," ujar Jokowi, Senin (27/1).
Selain di kedua tempat tadi, waduk juga akan dibuat di Marunda dan sejumlah daerah lain. Saat ini lahan untuk pembangunan waduk tersebut telah siap. "Tanahnya sudah di kita semua, tinggal bangun saja, tinggal dikerjain. Februari kami mulai. Itu luasnya ada yang 50 hektar. Saya kira mungkin separuh bisa beres setahun ini. Nanti seluruhnya ya dua tahun," katanya.
Diakui Jokowi, dengan pembangunan kesembilan waduk itu diharapkan bisa mengurangi banjir di ibu kota. Selain itu, normalisasi waduk dan sungai juga terus dikerjakan. "Itu akan kurangi banyak sekali (banjir). Normalisasi yang rutin sudah tetap dikerjakan. Ini kan kita bicara yang baru. Sudah dianggarkan di APBD," ucapnya.
Sementara itu, sambung Jokowi, pihaknya juga akan membuat dua waduk baru di kawasan Bogor yakni Ciawi dan Sukamahi. Dua waduk tersebut diperkirakan bisa mengurangi 40 persen aliran air dari Sungai Ciliwung.
Langkah lain yang diambil Pemprov DKI Jakarta untuk mengurangi banjir di ibu kota yakni, dengan memberikan dana hibah kepada daerah penyangga agar daerah-daerah tersebut turut membantu mengurangi masalah banjir dari hulu.
Tahun ini, Jokowi juga akan memberikan hibah sebesar Rp 5 miliar kepada Pemkab Bogor untuk pembongkaran vila yang ada di bantaran Sungai Ciliwung. Setidaknya masih ada 800 vila yang menyalahi aturan dan harus dibongkar. "Saya kira harus hargai Pemkab Bogor yang tahun lalu bebaskan sekitar 250 vila. Tahun ini rencananya ada 800 vila yang mau dirobohkan," tutur Jokowi.
Hibah sebesar Rp 5 miliar tersebut hanya untuk membantu pembongkaran vila yang memang membutuhkan dana yang tidak sedikit. "Hibah ini baru yang masalah perobohannya saja lho ya. Selain itu ada juga bantuan untuk Pemerintah Bogor di bidang yang lain. Kemudian pembebasan tanah yang mau dimulai besok," tandasnya.
BERITA TERKAIT
BERITA POPULER
PPSU Jelambar Bersih-bersih TPS Depo Kembar
Kamis, 19 Maret 2026
2313
Kebakaran di SMAN 84 Hanguskan Ruang Perpustakaan
Kamis, 19 Maret 2026
2274
Dukung Mudik Gratis, Bank Jakarta Sediakan 20 Bus Berbagai Tujuan
Selasa, 17 Maret 2026
1692
Pemprov DKI Gelar Car Free Night saat Malam Takbiran