Atasi Banjir, DKI Akan Bangun Sembilan Waduk

Senin, 27 Januari 2014 Reporter: Erna Martiyanti Editor: Erikyanri Maulana 9124

waduk_pondoklabu_ernabj.jpg

(Foto: doc)

Upaya mengantisipas banjir terus dilakukan Pemprov DKI Jakarta. Tahun ini, selain akan menormalisasi sungai dan waduk, Pemprov DKI Jakarta akan membangun waduk baru yang akan berfungsi sebagai tangkapan air.  Rencananya, pembangunan waduk tersebut akan dilakukan secara bertahap dan dimulai pada bulan Februari.

Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo mengatakan, pada Februari mendatang ada dua waduk yang akan dibangun terlebih dahulu, yakni di Cengkareng (Jakarta Barat) dan Rorotan (Jakarta Utara). Sementara sisanya akan dilakukan secara bertahap. "Tahun ini kita akan konsentrasi pada pembangunan sembilan waduk baru yang dimulai Februari," ujar Jokowi, Senin (27/1).

Selain di kedua tempat tadi, waduk juga akan dibuat di Marunda dan sejumlah daerah lain. Saat ini lahan untuk pembangunan waduk tersebut telah siap. "Tanahnya sudah di kita semua, tinggal bangun saja, tinggal dikerjain. Februari kami mulai. Itu luasnya ada yang 50 hektar. Saya kira mungkin separuh bisa beres setahun ini. Nanti seluruhnya ya dua tahun," katanya.

Diakui Jokowi, dengan pembangunan kesembilan waduk itu diharapkan bisa mengurangi banjir di ibu kota. Selain itu, normalisasi waduk dan sungai juga terus dikerjakan. "Itu akan kurangi banyak sekali (banjir). Normalisasi yang rutin sudah tetap dikerjakan. Ini kan kita bicara yang baru. Sudah dianggarkan di APBD," ucapnya.

Sementara itu, sambung Jokowi, pihaknya juga akan membuat dua waduk baru di kawasan Bogor yakni Ciawi dan Sukamahi. Dua waduk tersebut diperkirakan bisa mengurangi 40 persen aliran air dari Sungai Ciliwung.

Langkah lain yang diambil Pemprov DKI Jakarta untuk mengurangi banjir di ibu kota yakni, dengan memberikan dana hibah kepada daerah penyangga agar daerah-daerah tersebut turut membantu mengurangi masalah banjir dari hulu.

Tahun ini, Jokowi juga akan memberikan hibah sebesar Rp 5 miliar kepada Pemkab Bogor untuk pembongkaran vila yang ada di bantaran Sungai Ciliwung. Setidaknya masih ada 800 vila yang menyalahi aturan dan harus dibongkar. "Saya kira harus hargai Pemkab Bogor yang tahun lalu bebaskan sekitar 250 vila. Tahun ini rencananya ada 800 vila yang mau dirobohkan," tutur Jokowi.

Hibah sebesar Rp 5 miliar tersebut hanya untuk membantu pembongkaran vila yang memang membutuhkan dana yang tidak sedikit. "Hibah ini baru yang masalah perobohannya saja lho ya. Selain itu ada juga bantuan untuk Pemerintah Bogor di bidang yang lain. Kemudian pembebasan tanah yang mau dimulai besok," tandasnya.
BERITA TERKAIT
BERITA POPULER
Gub pramono Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu rezap

Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

Jumat, 30 Oktober 2026 7050

IMG 20261031 WA0044

Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

Sabtu, 31 Oktober 2026 4690

PJLP dki dok

Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap

Jumat, 30 Oktober 2026 2230

Jrf2026 rezap

Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

Selasa, 27 Oktober 2026 2220

Pengprov akuatik dki jakarta rezap

Pramono Bidik Juara Umum PON 2028, Akuatik Jadi Andalan

Kamis, 29 Oktober 2026 1764

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks