Saluran PHB Jl Percetakan Negara II Dikeruk

Sabtu, 28 Januari 2017 Reporter: Aldi Geri Lumban Tobing Editor: Andry 10065

 Saluran PHB Jl Percetakan Negara II Dikeruk

(Foto: Aldi Geri Lumban Tobing)

Suku Dinas Sumber Daya Air Jakarta Pusat mengeruk lumpur di Saluran Penghubung (PHB) Jalan Percetakan Negara II, Johar Baru.

Kami mulai dari awal Januari. Sekarang tinggal 300 meter lagi

Pengerukan lumpur di saluran selebar sekitar empat meter ini melibatkan 21 personel satuan tugas (satgas) dan ditargetkan selesai Februari 2017 mendatang.

Kepala Suku Dinas Sumber Daya Air Jakarta Pusat, Dicky Suherlan mengatakan, pengerukan lumpur di Saluran PHB Jalan Percetakan Negara II ini dilakukan sepanjang 500 meter dari RW 06 hingga RW 07.

"Kami mulai dari awal Januari. Sekarang tinggal 300 meter lagi," katanya, Sabtu (28/1).

Ia mengungkapkan, setiap harinya lumpur yang dikeruk dari saluran ini mencapai 600-700 karung. Ditargetkan pengerukan selesai awal Februari mendatang.

"Tadi sudah diangkut dua truk. Sehari kita bisa dua kali lakukan pengangkutan," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Sedimentasi Kali Mati di Kampung Bali Dikeruk

Sedimentasi Kali Mati di Kampung Bali Dikeruk

Jumat, 27 Januari 2017 4432

Sering Picu Banjir, Saluran Phb PIK Akan Dikeruk

Saluran PHB PIK akan Dikeruk

Selasa, 25 Oktober 2016 3701

BERITA POPULER
Gub pramono Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu rezap

Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

Jumat, 30 Oktober 2026 7156

IMG 20261031 WA0044

Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

Sabtu, 31 Oktober 2026 4843

Mobil patah as budi

Petugas Dishub Evakuasi Mobil Patah As Roda di Cengkareng

Senin, 02 November 2026 2781

PJLP dki dok

Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap

Jumat, 30 Oktober 2026 2568

Binamarga penertiban kabel udara sunter jakut jati

5,6 Kilometer Kabel Udara di Tanjung Priok Dipindah ke SJUT

Senin, 02 November 2026 1246

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks