Penggunaan Kembang Api Saat Tahun Baru akan Dibatasi

Senin, 19 Desember 2016 Reporter: Erna Martiyanti Editor: Andry 6634

Perayaan Tahun Baru Diimbau Tak Gunakan Kembang Api Berlebihan

(Foto: Yopie Oscar)

Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta, Sumarsono mengimbau warga Ibukota untuk tidak menggunakan kembang api dan petasan dengan jumlah yang berlebihan saat merayakan malam pergantian tahun baru nanti.

Kalau dilarang juga tidak bisa.Jadi kembang api akan tetap ada tapi terbatas. Kami batasi agar tidak berlebihan,

"Kalau dilarang juga tidak bisa. Jadi kembang api akan tetap ada tapi terbatas. Kami batasi agar tidak berlebihan," katanya di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (19/12).

Pria yang akrab disapa Soni ini menjelaskan, penggunaan kembang api dengan jumlah yang besar harus dilakukan profesional sehingga sisi keamanannya terjamin.

"Kalau untuk pengawasan narkoba, standarnya seperti tahun-tahun sebelumnya," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Libur Natal Tahun Baru, TMII Targetkan 400 Ribu Pengunjung

Libur Akhir Tahun, TMII Targetkan 400 Ribu Pengunjung

Jumat, 16 Desember 2016 5517

Pelantikan Jabatan Baru di DKI Ditargetkan Akhir Tahun

Pelantikan Jabatan Baru di DKI Dilakukan Akhir Tahun

Jumat, 25 November 2016 13455

Tahun Baru Islam, Jauhi Tindakan Tidak Terpuji

Tahun Baru Islam, PNS Harus Tingkatkan Pelayanan

Rabu, 12 Oktober 2016 4127

BERITA POPULER
Mikrotrans reza edit

Transjakarta Tegaskan Larangan Mengamen di Mikrotrans dan Halte

Jumat, 02 Oktober 2026 3082

Distribusi Benih Ikan Air Tawar anita

4.100 Benih Ikan Didistribusikan di Lima Pulau Permukiman

Jumat, 02 Oktober 2026 2676

Pedagang di Atas Trotoar Jalan Mangga Besar Raya Ditertibkan

Pedagang di Jalan Mangga Besar Raya Ditertibkan

Rabu, 30 September 2026 1860

Syafrin walkot jaksel

Syafrin Minta Pengurus RT/RW Terus Jadi Mitra Strategis Pemerintah

Kamis, 01 Oktober 2026 1471

Personel Gabungan Lakukan Pelebaran Jalan di Kelapa Dua Wetan

Jalan Raya Ciracas Dilebarkan

Kamis, 01 Oktober 2026 1300

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks