Gedung Percetakan di Wijaya Kusuma Terbakar

Selasa, 13 Desember 2016 Reporter: TP Moan Simanjuntak Editor: Andry 3461

Gedung Percetakan di Wijaya Kusuma Terbakar

(Foto: TP Moan Simanjuntak)

Gedung percetakan di Jalan Perdana 1, Blok II, No. 8, RT 08/04, Wijaya Kusuma, Grogol Petamburan Jakarta Barat terbakar sekitar pukul 13.00.

Kebakaran kemungkinan akibat korsleting listrik di ruang ibadah

Akibat kejadian tersebut, sebuah ruang ibadah yang berada di dalam bangunan gedung ludes dilalap api.

"Kebakaran kemungkinan akibat korsleting listrik di ruang ibadah," kata Rudi (42), karyawan setempat di lokasi, Selasa (13/12).

Sementara itu, Kasiops Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (PKP) Jakarta Barat, Rompis Romlih menuturkan, dalam  kebakaran tersebut, pihaknya mengerahkan dua unit mobil pemadam. Diduga kebakaran terjadi akibat korsleting arus listrik dari ruang ibadah di dalam gedung tersebut.

"Yang terbakar hanya ruang tempat sembahyang dan sedikit ruang percetakan. Api dapat kami padamkan kurang dari satu jam," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Kebakaran di Kalibaru Hanguskan Gudang Penyewaan Tenda

Sebuah Gudang Penyewaan Tenda di Kalibaru Terbakar

Selasa, 06 Desember 2016 3687

Tiga Petak Kontrakan di Tambora Ludes Terbakar

Tiga Petak Kontrakan di Tambora Ludes Terbakar

Jumat, 21 Oktober 2016 5187

BERITA POPULER
IMG 20261104 WA0056

Kepala Bappeda DKI Jakarta Atika Nur Rahmania Tutup Usia

Rabu, 04 November 2026 7729

Gub pramono Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu rezap

Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

Jumat, 30 Oktober 2026 7233

IMG 20261031 WA0044

Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

Sabtu, 31 Oktober 2026 4937

Mobil patah as budi

Petugas Dishub Evakuasi Mobil Patah As Roda di Cengkareng

Senin, 02 November 2026 3651

PJLP dki dok

Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap

Jumat, 30 Oktober 2026 2741

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks