Gorong-gorong di Jl Prof Dr Satrio Penuh Sampah

Kamis, 03 November 2016 Reporter: Aldi Geri Lumban Tobing Editor: Nani Suherni 5336

Tumpukan Sampah di Gorong-Gorong Diduga Penyebab Genangan di Jl Prof Dr Satrio

(Foto: Aldi Geri Lumban Tobing)

Tumpukan sampah di gorong-gorong Jalan Prof Dr Satrio, Kelurahan Karet Semanggi, Setiabudi, tepatnya di depan gedung Sampoerna Strategic, diduga menjadi penyebab timbulnya genangan di lokasi tersebut.

Kayaknya sih masih banyak itu numpuk di dalam karena ruang gorong-gorongnya kami perkirakan panjang

Kondisi itu terlihat dari banyaknya sampah yang ditemukan petugas saat melakukan penanganan genangan. Pantauan Beritajakarta.com, sampah yang paling dominan adalah sampah botol air mineral, kantong plastik, dan bungkus makanan ringan.

Kepala Regu Sektor VII Setiabudi Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (PKP) Jakarta Selatan, Edy S mengatakan, sebelumnya salah seorang warga mengunggah gambar genangan di jalan Prof Dr Satrio di aplikasi Qlue.

Awalnya pihak kelurahan menduga ada kebocoran pipa air dan mengira milik Palyja. Namun, setelah dibongkar lalu diperiksa ternyata bukan tanggung jawab Palyja karena yang ditemukan justru gorong-gorong. Dampak dari penanganan tersebut membuat air mengucur deras.

"Pihak Palyja mau uji tes air, ternyata hasil dari tes bukan milik Palyja, tapi karena dampak dari pembongkaran atau pembobokan di titik keluarnya air, malah air mengalir deras makanya butuh bantuan kami untuk penyedotan menggunakan pompa portable," ungkap Edy.

Lebih lanjut, setelah volume air digorong-gorong berkurang usai disedot, petugas damkar dan Palyja memeriksa gorong-gorong dan menemukan tumpukan sampah dengan volume yang cukup banyak.

Lurah Karet Semanggi, Istambul Afrikana mengaku baru mengetahui ada gorong-gorong di bawah jalan itu saat meninjau lokasi aduan warga. Dan dirinya tidak habis pikir banyak ditemukan tumpukan sampah.

"Iya saya baru tahu. Saya pikir punya Palyja, ternyata setelah dibongkar ada gorong-gorong. Sampahnya banyak banget, bisa dua germor," tandas Istambul.

Ia memastikan telah melaporkan penemuan ini kepada Wali Kota Jakarta Selatan dan Dinas Tata Air.

BERITA TERKAIT
Puluhan PPSU dan PHL Bersihkan yang Sumbat Crossing

Sampah Sumbat Crossing di Jl DI Panjaitan Dibersihkan

Selasa, 01 November 2016 4635

 Saluran PHB Jalan Krendang Utara Dinormalisasi

Saluran PHB Jalan Krendang Utara Dinormalisasi

Selasa, 01 November 2016 4364

Pemkot Jakbar Refungsi Saluran Air di Jl Tubagus Angke

Saluran Air di Jl Tubagus Angke Direfungsi

Rabu, 02 November 2016 4000

BERITA POPULER
Kebakaran sunter agung anita

Kebakaran di Sunter Agung Berhasil Dipadamkan

Rabu, 13 Mei 2026 6139

LRT fase 1b gery ist

Ditarget Beroperasi Agustus 2026, Pramono Pastikan Keamanan Proyek LRT

Rabu, 13 Mei 2026 1040

183 Ekor Ikan Napoleon Dilepas di Perairan Pulau Panggang

183 Ekor Ikan Napoleon Dilepas di Perairan Pulau Panggang

Selasa, 12 Mei 2026 1334

Monas dok2

Pramono: Jakarta Tetap Ibu Kota hingga Terbitnya Keppres

Rabu, 13 Mei 2026 767

Hewan kurban sapi bilal

Pramono Pastikan Harga Hewan Kurban Masih Terkendali

Selasa, 12 Mei 2026 1086

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks