Sabtu, 25 Januari 2014
Reporter: Rio Sandiputra
Editor: Dunih
2558
(Foto: doc)
Terendamnya sejumlah areal perkebunan di daerah pemasok sayur mayur, ditambah kemacetan parah di akses Pantura membuat pasokan sayur yang biasa masuk ke Jakarta menjadi terhambat. Akibatnya, harga sayur mayur di sejumlah pasar tradisional mengalami lonjakan cukup tinggi.
Seperti di pasar tradisional Pasar Minggu Jakarta Selatan, harga cabai naik antara 40-50 persen. Selain cabai, kacang panjang dan buncis juga mengalami kenaikan hingga sangat memberatkan konsumen.
"Cabai rawit merah sebelum banjir Rp 27-30 ribu per kilogram, sekarang Rp 37-40 ribu. Bawang merah juga naik yang biasanya Rp 18 ribu per kilogram, menjadi Rp 30 ribu per kilogram," ujar Santo (45) salah seorang pedagang, Sabtu (25/1).
Menurut Santo, tingginya harga bawang, karena pasokan dari Brebes, Jawa Tengah, terhambat banjir di jalur Pantura. "Jadi pasokannya sangat sedikit, yang biasanya saya bisa dapat 500 kilogram hanya dijatah 300 kilogram," keluhnya.
Kenaikan harga sayur juga terjadi di Pasar Kebayoran Lama. Kacang panjang dan buncis dari yang per kilogramnya hanya Rp 3 ribu menjadi Rp 12-15 ribu. "Pasokannya dari dari Cianjur. Banyak juga jalur yang putus, selain itu memang tidak banyak stoknya," tambah Masmi (57) salah seorang pedagang di Pasar Kebayoran Lama.
BERITA TERKAIT
BERITA POPULER
Pekerja dan Pedagang di Terminal Kampung Rambutan Dibantu Sembako
Rabu, 17 Juni 2026
4949
TMR Ramai Dikunjungi Wisatawan
Selasa, 16 Juni 2026
1256
Hujan Ringan Diperkirakan Basahi Jakarta Sore Ini
Minggu, 14 Juni 2026
1429
Sudin LH Jaksel OTT Delapan Pelaku Buang Sampah Sembarangan