Sabtu, 25 Januari 2014
Reporter: Rio Sandiputra
Editor: Dunih
2627
(Foto: doc)
Terendamnya sejumlah areal perkebunan di daerah pemasok sayur mayur, ditambah kemacetan parah di akses Pantura membuat pasokan sayur yang biasa masuk ke Jakarta menjadi terhambat. Akibatnya, harga sayur mayur di sejumlah pasar tradisional mengalami lonjakan cukup tinggi.
Seperti di pasar tradisional Pasar Minggu Jakarta Selatan, harga cabai naik antara 40-50 persen. Selain cabai, kacang panjang dan buncis juga mengalami kenaikan hingga sangat memberatkan konsumen.
"Cabai rawit merah sebelum banjir Rp 27-30 ribu per kilogram, sekarang Rp 37-40 ribu. Bawang merah juga naik yang biasanya Rp 18 ribu per kilogram, menjadi Rp 30 ribu per kilogram," ujar Santo (45) salah seorang pedagang, Sabtu (25/1).
Menurut Santo, tingginya harga bawang, karena pasokan dari Brebes, Jawa Tengah, terhambat banjir di jalur Pantura. "Jadi pasokannya sangat sedikit, yang biasanya saya bisa dapat 500 kilogram hanya dijatah 300 kilogram," keluhnya.
Kenaikan harga sayur juga terjadi di Pasar Kebayoran Lama. Kacang panjang dan buncis dari yang per kilogramnya hanya Rp 3 ribu menjadi Rp 12-15 ribu. "Pasokannya dari dari Cianjur. Banyak juga jalur yang putus, selain itu memang tidak banyak stoknya," tambah Masmi (57) salah seorang pedagang di Pasar Kebayoran Lama.
BERITA TERKAIT
BERITA POPULER
TPHP Cengkareng Dirancang Jadi Destinasi Wisata
Kamis, 17 September 2026
2503
17 Unit Pemadam Tangani Kebakaran di Permukiman Padat Jelambar
Senin, 14 September 2026
1202
Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing
Senin, 14 September 2026
962
111 Kucing di Dua Pulau Sudah Disterilisasi dan Divaksin Rabies Gratis
Kamis, 17 September 2026
509
Bahas Krisis Iklim hingga Pangan, Pramono Bertolak ke New York