Pasokan Terhambat, Harga Sayur Melonjak

Sabtu, 25 Januari 2014 Reporter: Rio Sandiputra Editor: Dunih 2495

pedagang_sayur_ilustrasi.jpg

(Foto: doc)

Terendamnya sejumlah areal perkebunan di daerah pemasok sayur mayur, ditambah kemacetan parah di akses Pantura membuat pasokan sayur yang biasa masuk ke Jakarta menjadi terhambat. Akibatnya, harga sayur mayur di sejumlah pasar tradisional mengalami lonjakan cukup tinggi.

Seperti di pasar tradisional Pasar Minggu Jakarta Selatan, harga cabai naik antara 40-50 persen. Selain cabai, kacang panjang dan buncis juga mengalami kenaikan hingga sangat memberatkan konsumen.

"Cabai rawit merah sebelum banjir Rp 27-30 ribu per kilogram, sekarang Rp 37-40 ribu. Bawang merah juga naik yang biasanya Rp 18 ribu per kilogram, menjadi Rp 30 ribu per kilogram," ujar Santo (45) salah seorang pedagang, Sabtu (25/1).

Menurut Santo, tingginya harga bawang, karena pasokan dari Brebes, Jawa Tengah, terhambat banjir di jalur Pantura. "Jadi pasokannya sangat sedikit, yang biasanya saya bisa dapat 500 kilogram hanya dijatah 300 kilogram," keluhnya.

Kenaikan harga sayur juga terjadi di Pasar Kebayoran Lama. Kacang panjang dan buncis dari yang per kilogramnya hanya Rp 3 ribu menjadi Rp 12-15 ribu. "Pasokannya dari dari Cianjur. Banyak juga jalur yang putus, selain itu memang tidak banyak stoknya," tambah Masmi (57) salah seorang pedagang di Pasar Kebayoran Lama.

BERITA TERKAIT
BERITA POPULER
IMG 20260319 191414

PPSU Jelambar Bersih-bersih TPS Depo Kembar

Kamis, 19 Maret 2026 2313

IMG 20260319 WA0000

Kebakaran di SMAN 84 Hanguskan Ruang Perpustakaan

Kamis, 19 Maret 2026 2277

Mudik gratis pemprov rezap

Dukung Mudik Gratis, Bank Jakarta Sediakan 20 Bus Berbagai Tujuan

Selasa, 17 Maret 2026 1692

Car free night sarinah otoy

Pemprov DKI Gelar Car Free Night saat Malam Takbiran

Kamis, 19 Maret 2026 965

IMG 20260314 160842

150 Personel Gulkarmat Atasi Kebakaran di Bintaro

Sabtu, 14 Maret 2026 1742

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks