Korban Banjir Kampung Pulo Kesulitan Air Bersih

Sabtu, 25 Januari 2014 Reporter: Nurito Editor: Dunih 2674

aer_bersih_nurito.jpg

(Foto: doc)

Hampir dua pekan banjir menggenangi kawasan Kampung Pulo, Kampung Melayu, Jakarta Timur, membuat aktivitas warga setempat terganggu. Bahkan, karena sulitnya air bersih di pengungsian, warga terpaksa mandi, cuci, kakus (MCK) menggunakan air kotor yang menggenangi pemukiman mereka.

Zubaidah (35) warga RT 04/03 Kampung Pulo berharap, banjir lekas surut sehingga warga dapat segera meninggalkan pengungsian. Pasalnya, di pengungsian warga kesulitan air bersih. Akibatnya, tak sedikit warga mencuci pakaian, piring hingga gosok gigi menggunakan air genangan.

"Habis mau bagaimana lagi, air bersih sangat minim. Terpaksa menggunakan air genangan untuk mencuci pakaian, perabotan dapur dan sebagainya. Kita juga terpaksa mandi dan buang air besar di air genangan," ujar Zubaidah, Sabtu (25/1).

Saat ini di Jl Jatinegara Barat, masih banyak berdiri tenda pengungsian yang dihuni korban banjir. Sayangnya di tempat ini hanya terdapat dua torn (tempat penampungan air) pemberian dari Kementerian Pekerjaan Umum (PU). Masing-masing torn, memiliki kapasitas penampungan air sebanyak 2.500 liter. Sedangkan MCK mobile, hanya ada di tempat pengungsian kantor Sudin Kesehatan Jakarta Timur dan di RS Hermina. Jarak keduanya cukup jauh, sekitar 300-500 meter.

Lurah Kampung Melayu, Bambang Pangestu mengatakan, saat ini ribuan warga masih mengungsi di sejumlah titik. Tercatat jumlah wilayah yang masih tergenang di Kelurahan Kampung Melayu sebanyak 8 RW, 75 RT dengan jumlah warga terdampak banjir sebanyak 4.918 kepala keluarga (KK) atau 15.185 jiwa.

"Adapun jumlah pengungsi saat ini mencapai 7.712 yang tersebar di 17 titik pengungsian," sebutnya.

Bambang merinci, pengungsi tersebut tersebar di kantor Sudin Kesehatan Jakarta Timur sebanyak 963 jiwa. Kemudian Masjid At-Tawabin 185 jiwa, RS Hermina 312 jiwa, Gereja Konoinia 531 jiwa, kantor Kelurahan Kampung Melayu 200 jiwa. Selanjutnya di SDN 01 Kampung Melayu 363 jiwa, SMPN 26 sebanyak 117 jiwa, GOR Otista 566 jiwa.

Selain itu di pos RW 03 ada 86 jiwa, Musholah Khairul Anam 75 jiwa, SDN Balimester 02 ada 370 jiwa, Jl Jatinegara Barat 3.561 jiwa, Madrasah Baitul Khoir 120 jiwa, Masjid Jami Ithihadul 85 jiwa, pos RW 07 ada 35 jiwa, Masjid Ruhul Islam 41 jiwa dan di eks bengkel Trimatra 103 jiwa.

Sementara, Wakil Camat Jatinegara, Manson Sinaga menuturkan, jumlah pengungsi saat ini di GOR Jakarta Timur sebanyak 2.357 jiwa atau 596 KK. Mereka berasal dari Kelurahan Kampung Melayu dan Bidara Cina. Namun, tidak menutup kemungkinan masih ada pengungsi dari wilayah lain seperti Cawang, Halim dan sekitarnya.

"Ketinggian air yang menggenangi Bidara Cina saat ini berkisar 30-300 sentimeter. Menggenangi ratusan rumah di 15 RW. Yakni RW 01, 02, 03, 04, 05, 06, 07, 09, 010, 011, 012, 013, 014, 015 dan RW 016," tandas Manson Sinaga.

Kasudin Kesehatan Jakarta Timur, Yudhita Endah mengatakan, untuk menangani para pengungsi korban banjir, hingga saat ini pihaknya menyiagakan 24 pos kesehatan yang tersebar di sejumlah titik. Kemudian ada 50 tenaga medis, 150 perawat, 250 mahasiswa akademi keperawatan dan 10 ambulans yang siaga 24 jam. Tenaga medis ini berasal dari IDI (Ikatan Dokter Indonesia), RS swasta, Dinas Kesehatan DKI dan relawan kesehatan masyarakat.

"Penyakit yang mulai menyerang para pengungsi, masih seperti kemarin. Di antaranya adalah infeksi saluran pernafasan akut (ISPA), gatal-gatal, maag dan flu," ucapnya.

BERITA TERKAIT
BERITA POPULER
IMG 20260202 WA0102

Lapak Bensin Eceran di Jl Hadiah Utama Ditertibkan

Senin, 02 Februari 2026 3978

Rano tinjau Jalan Rusak Thamrin jati

Rano Pastikan Perbaikan Jalan Rusak Terus Dilakukan

Selasa, 03 Februari 2026 492

Cuaca Hujan Jati jakarta bmkg

Hujan Merata Diprakirakan Basahi Jakarta Hari Ini

Senin, 02 Februari 2026 739

Cabai Pasar Induk Kramat Jati Otoy

BPS Catat DKI Alami Deflasi 0,23 Persen Selama Januari 2026

Senin, 02 Februari 2026 648

Masa pembelajaran jarak jauh (PJJ) diperpanjang

Pramono Perpanjang Masa PJJ Sampai 1 Februari

Kamis, 29 Januari 2026 1220

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks