Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat meminta sertifikasi lahan di Ibukota yang menjadi aset Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dikerjasamakan dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN).
Bukan hanya investarisasi tapi juga proses sertifikasi makanya perlu kerjasama dengan BPN
Langkah ini bisa meminimalisir adanya oknum atau pihak ketiga yang ingin memanfaatkan lahan DKI.
"Bukan hanya investarisasi tapi juga proses sertifikasi makanya perlu kerjasama dengan BPN. Nah, mari kita sama-sama bikin pembersihan oknum-oknum yg ga bener. Harus dibersihkan, karena rawan banget masalah tanah ini ya," ungkap Djarot, Selasa (5/7).
Ia menilai, kasus pembelian lahan di Cengkareng Barat oleh Dinas Perumahan dan Gedung Pemda terjadi karena adanya oknum yang memanfaatkan instansi BPN. Oleh sebab itu, Ia sepakat jika antar pemerintah lebih bersinergi.
"Saya masih percaya BPN. Oknum di dalamnya ini yang harus dibersihi," tandasnya.
BERITA TERKAIT
SHM Lahan di Cengkareng Barat akan Ditelusuri Asalnya
Kamis, 30 Juni 2016
5705
Rp 200 Miliar Dana Lahan Cengkareng Barat Diduga Dibagi-bagi
Rabu, 29 Juni 2016
5663
Basuki akan Ganti Kadis Perumahan dan Gedung Pemda
Kamis, 30 Juni 2016
11955
BERITA POPULER
85 Peserta Sekolah Lansia di Jakut Diwisuda
Selasa, 28 Juli 2026
9284
Pemkot Jaktim Fasilitasi Evy Tinggal di Rusun Pulo Gebang
Jumat, 31 Juli 2026
3240
14 Kendaraan Kedapatan Parkir Liar di Jaktim Ditindak
Selasa, 28 Juli 2026
3669
MRT Jakarta Sepakati Kerja Sama Peningkatan Layanan Sistem Pengumpulan Tarif Otomatis
Rabu, 29 Juli 2026
1954
Area Kumuh Sekitar Terminal Tanjung Priok Ditata Jadi Taman