Warga Jakbar Diminta Waspadai Ancaman DBD

Minggu, 19 Juni 2016 Reporter: Folmer Editor: Andry 8038

Warga Jakbar Diminta Tingkatkan Kewaspadaan Penyebaran DBD Selama Ramadan

(Foto: Ilustrasi)

Warga Jakarta Barat diminta terus mewaspadai ancaman penyakit demam berdarah dengue (DBD) di lingkungannya.

Kasus DBD mengalami penurunan jika dibandingkan bulan April yang mencapai 1.496 kasus

Mengingat, selama periode Mei 2016, tercatat ada sebanyak 763 warga dari delapan kecamatan yang terjangkit DBD.

"Kasus DBD mengalami penurunan jika dibandingkan bulan April yang mencapai 1.496 kasus," kata Nuraini Sylviana, Kabag Kesejahteraan Sosial Jakarta Barat, Minggu (19/6).

Ia menyebutkan, selama periode Mei, kasus DBD paling banyak berada di Kecamatan Cengkareng dengan jumlah 359 kasus. Disusul Kalideres sebanyak 183 kasus, Tambora 67 kasus.

"Grogol Petamburan 59 kasus dan Kembangan 31 kasus, Pal Merah 22 kasus, Kebon Jeruk dan Taman Sari masing-masing 21 kasus," lanjutnya.

Nuraini mengungkapkan, hingga kini Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Barat terus menggencarkan kegiatan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) di wilayah permukiman warga.

"PSN selama Ramadan tidak boleh kendur untuk memutus mata rantai perkembangan nyamuk penyebar DBD," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Warga Kebon Jeruk Harus Aktif Berantas Jentik Nyamuk

Warga Kebon Jeruk Harus Aktif Berantas Jentik Nyamuk

Jumat, 15 April 2016 5190

 Terkena DBD, Andika Kerjakan Naskah UN di RS Harum.

Siswi Korban DBD Kerjakan UN di Rumah Sakit

Selasa, 05 April 2016 3415

BERITA POPULER
Program magang disnakertrans gery ist3

1.000 Lulusan SMA Sederajat Ikut Program Pemagangan di 67 Perusahaan

Senin, 04 Mei 2026 889

Gubernur pramono danatara psel rezap

Pemprov DKI-Danantara Sepakat Bangun PSEL

Senin, 04 Mei 2026 814

Dinkes mayday monas desi

Dinkes DKI Siagakan Posko Kesehatan di Peringatan May Day 2026

Jumat, 01 Mei 2026 1189

RZA 0510

Pramono Pastikan Pemprov Hadir Dukung Pembangunan Keluarga

Senin, 04 Mei 2026 609

IMG 20260430 WA0117

Transjakarta-Kemnaker Perkuat Ekosistem Ketenagakerjaan Sektor Transportasi Publik

Kamis, 30 April 2026 1139

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks