Djarot akan Cek Pelajar SMA yang Tidak Lulus UN

Minggu, 08 Mei 2016 Reporter: Suriaman Panjaitan Editor: Nani Suherni 8492

45 Pelajar Tidak Lulus UN SMA. Djarot : Mutu Pendidikan di Ibukota Masih Baik

(Foto: Yopie Oscar)

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat akan mengevaluasi pelajar tingkat SMA di Ibukota. Hal ini berkaitan dengan 45 pelajar SMA dan sederajat‎ Ibukota yang tidak lulus Ujian Nasional (UN) 2016.

‎Nanti akan kita lihat bagaimana pemeringkatan dan nilai para pelajar secara kualitas.‎ Bagaimana proses belajar mengajarnya‎. Kalau dia memang tidak mampu betul, kenapa harus dilulusin? Kemudian baru kita evaluasi

Djarot menegaskan, sebelumnya  Ia akan mengecek proses belajar-mengajar dari para pelajar yang tidak lulus. Langkah ini dilakukan untuk mengetahui persoalan utama ketidaklulusan para pelajar itu.

"‎Nanti akan kita lihat bagaimana pemeringkatan dan nilai para pelajar secara kualitas.‎ Bagaimana proses belajar mengajarnya‎. Kalau dia memang tidak mampu betul, kenapa harus dilulusin? Kemudian baru kita evaluasi," katanya di Gedung Juang, Jakarta Pusat, Minggu (8/5).

Diakui Djarot, secara prinsip, para pelajar yang tidak lulus UN 2016 bukan menjadi tolak ukur buruknya mutu pendidikan di Ibukota. Pasalnya jumlah siswa yang tidak lulus jauh lebih sedikit dibandingkan jumlah pelajar yang lulus tahun ini. Oleh sebab itu, jumlah ini dinilai cukup revelan.

"‎Kalau ada yang tidak lulus 45 siswa, dari berapa siswa? Sekitar 51.000-an, berapa persen sih? Enggak sampai satu persen kan. Nol koma sekian persen. Justru kalau lulus semua aku curiga ini. Kacau ini. Kalau lulus semua, enggak usah ada ujian. Kecuali yang enggak lulus itu 45 dari 1.000 siswa, bahaya ini," tandasnya.

‎Sebelumnya diinformasikan, Sabtu (7/5), sebanyak 21 dari 51.190 siswa SMA sederajat peserta Ujian Nasional (UN) di Jakarta dinyatakan tidak lulus. Berdasarkan rekapitulasi ketidaklulusan kelas XII SMA tahun pelajaran 2015/2016, siswa-siswa yang tidak lulus itu berasal dari 14 sekolah, lima SMA Negeri dan sembilan SMA swasta.

Sementara itu, 24 dari 64.373 siswa SMK peserta UN juga dinyatakan tidak lulus ujian. Berdasarkan data kelulusan dari Satuan Pendidikan SMK Provinsi DKI Jakarta Tahun Pelajaran 2015/2016, Jakarta Selatan menjadi wilayah dengan siswa SMK tidak lulus terbanyak berjumlah 15 siswa, disusul Jakarta Timur sebanyak tujuh siswa, kemudian dua siswa di Jakarta Barat tidak lulus.‎

BERITA TERKAIT
Enam Pelajar SMAN 3 Pelaku Bullying Dinyatakan Tidak Lulus

Enam Pelaku Bullying di SMAN 3 Tidak Lulus

Sabtu, 07 Mei 2016 21271

Disdik DKI Jamin Tidak Ada Kebocoran di UN SMP

Disdik DKI Jamin Tidak Ada Kebocoran di UN SMP

Sabtu, 07 Mei 2016 9540

Ribuan Naskah UN SMP Diditribusikan di Jakarta Timur

Naskah UN SMP Didistribusikan ke Sekolah Sub Rayon

Sabtu, 07 Mei 2016 6045

BERITA POPULER
Gub pramono Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu rezap

Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

Jumat, 30 Oktober 2026 7106

IMG 20261031 WA0044

Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

Sabtu, 31 Oktober 2026 4794

Mobil patah as budi

Petugas Dishub Evakuasi Mobil Patah As Roda di Cengkareng

Senin, 02 November 2026 1842

PJLP dki dok

Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap

Jumat, 30 Oktober 2026 2455

Binamarga penertiban kabel udara sunter jakut jati

5,6 Kilometer Kabel Udara di Tanjung Priok Dipindah ke SJUT

Senin, 02 November 2026 993

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks