Ijazah Siswa Pelaku Tawuran Terancam Tidak Dilegalisir

Kamis, 07 April 2016 Reporter: Aldi Geri Lumban Tobing Editor: Andry 7502

Ijazah Siswa Pelaku Tawuran Terancam Tidak Dilegalisir

(Foto: Ilustrasi)

Suku Dinas Pendidikan Wilayah II Jakarta Selatan mengancam tidak akan melegalisir ijazah siswa peserta Ujian Nasional (UN) yang terlibat tawuran usai ujian. Sanksi tersebut dilakukan menyusul aksi tawuran dua Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Traffic Light Gandaria, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Saya sudah sampaikan kepada seluruh Kepala Sekolah. Kalau ada pelajar yang terlibat, jangan dilegalisir ijazahnya, biar jera

"Saya sudah sampaikan kepada seluruh Kepala Sekolah. Kalau ada pelajar yang terlibat, jangan dilegalisir ijazahnya, biar jera," kata Fery Safrudin, Kepala Suku Dinas Pendidikan Wilayah II Jakarta Selatan, Kamis (7/4).

Dikatakan Fery, pihaknya akan terus mengawasi pelajar yang terlibat aksi tawuran. Tidak hanya sepanjang pelaksanaan UN, pengawasan tawuran juga dilakukan saat hari normal.

"Kemarin saya sempat mengejar pelaku tawuran di Radio Dalam. Foto pelakunya ada kayaknya orang yang sama," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Tawuran di TL Gandaria Dibubarkan Paksa Warga

Warga Bubarkan Tawuran di TL Gandaria

Kamis, 07 April 2016 10517

Tiga Pelajar SMPN 11 Diamankan Satpol PP

Tiga Pelajar SMPN 11 Diamankan Satpol PP

Selasa, 15 Maret 2016 15373

BERITA POPULER
80790596

TPHP Cengkareng Dirancang Jadi Destinasi Wisata

Kamis, 17 September 2026 2876

Kebakaran j65 jelambar jakbar budi

17 Unit Pemadam Tangani Kebakaran di Permukiman Padat Jelambar

Senin, 14 September 2026 1259

Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

Senin, 14 September 2026 1054

Gempa kepulauan seribu ist2

Gempa di Perairan Pulau Seribu Tidak Akibatkan Kerusakan

Sabtu, 12 September 2026 1197

IMG 20260917 WA0098

111 Kucing di Dua Pulau Sudah Disterilisasi dan Divaksin Rabies Gratis

Kamis, 17 September 2026 585

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks