Atasi Kelangkaan, Pasokan Gas Ditambah

Jumat, 06 Juni 2014 Reporter: Nurito Editor: Lopi Kasim 4742

Gas Elpiji 3 Kilogram Langka

(Foto: doc)

Pasca antrean para pengecer di sejumlah pangkalan gas elpiji beberapa hari terakhir, jajaran Sudin Perindustrian dan Energi Jakarta Timur dan PT Pertamina melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah agen dan pangkalan gas elpiji tiga kilogram, Jumat (6/6). Untuk mengatasi kelangkaan, PT Pertamina kemudian akan menambah pasokan gas sebanyak 5 persen dari biasanya.

Kita langsung awasi dengan turun ke lapangan, hasilnya tidak ada kelangkaan. Kami yakin sampai puasa nanti  stok gas elpiji 3 kilogram masih tetap aman.

Penambahan tersebut, selain untuk memotong antrean pengecer juga mengantisipasi kebutuhan jelang Ramadhan 1435 H. Sejumlah agen dan pangkalan gas elpiji 3 kilogram mulai Jumat ini kondusif kembali.

Kasudin Perindustrian dan Energi Jakarta Timur, Tuti Kurniawati, mengatakan, tidak ada kelangkaan gas elpiji 3 kilogram di wilayahnya. Kalaupun terjadi antrean di sejumlah pangkalan, karena diduga adanya keterlambatan distribusi dari Pertamina dan agen. Pihaknya pun akan mengawasi peredaran gas elpiji 3 kilogram, termasuk harganya.

"Kita langsung awasi dengan turun ke lapangan, hasilnya tidak ada kelangkaan. Kami yakin sampai puasa nanti stok gas elpiji 3 kilogram masih tetap aman. Kemarin terjadi antrean mungkin ada keterlambatan distribusi," ujar Tuti Kurniati, Jumat (6/6).

Selanjutnya, kata Tuti, pihaknya akan menghentikan izin operasi bagi agen dan pangkalan yang nakal atau berbuat curang dengan menimbun atau mempermainkan harga. Untuk menekan harga di pasaran, hal tersebut akan dibahas di Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral pada Senin (9/6) lusa. Menurutnya, idealnya harga ecerean tertinggi di pasaran Rp 15 ribu per tabung namun saat ini harganya mencapai Rp 17 ribu. Ini akan jadi bahan penelitian dan laporan ke PT Pertamina.

Di Jakarta Timur saat ini terdapat empat SPBE, 37 agen, 400 pangkalan dan 400 pengecer gas elpiji. Pasokan gas elpiji ke wilayah Jakarta Timur pada Juni lalu sebanyak 2.622.840 tabung atau 104.914 tabung hari. Jumlah ini naik 20 - 30 persen dari bulan Mei lalu. Sebab pasokan ini sekaligus untuk cadangan jelang bulan Ramadhan.

Sementara, Senior Sales Marketing PT Pertamina, Lucky Pangemanan, menambahkan, alokasi tabung gas elpiji 3 kilogram per hari di DKI Jakarta sebanyak 350 ribu atau satu juta kilogram. Angka ini meningkat dari sebelumnya yang hanya 330 kilogram.

"Rencananya pada hari Sabtu dan Minggu akan ditambah lagi jumlah tabungnya. Ini sekaligus untuk pengamanan bulan puasa," ujar Lucky.

Mengenai harga eceran di pasaran Rp 17 ribu per tabung, hal itu masih terbilang normal. Perbandingannya adalah di Bandung saja harga tabung gas elpiji 3 kilogram mencapai Rp 20 ribu per tabung. Namun jika masyarakat menginginkan gas murah, dapat membeli langsung ke SPBU milik PT Pertamina, yang menjualnya hanya Rp 15 ribu per tabung.

BERITA TERKAIT
lpg langka timur jakarta

Gas Langka, Agen Ditengarai Main Curang

Kamis, 05 Juni 2014 4359

Gas Elpiji 3 Kilogram Mulai Langka

Elpiji 3 Kg Mulai Langka di Jaktim

Rabu, 04 Juni 2014 8355

sidak_rokok_bambang.jpg

Aktivitas Merokok di Balaikota Sudah Berkurang

Selasa, 11 Maret 2014 5112

pkl monas semrawut

Ahok Kesal Makin Banyak PKL di Monas

Jumat, 06 Juni 2014 6691

bks sidak pns made

Disidak BKD, PNS Asyik Main Catur

Sabtu, 31 Mei 2014 5733

BERITA POPULER
80790596

TPHP Cengkareng Dirancang Jadi Destinasi Wisata

Kamis, 17 September 2026 2503

Kebakaran j65 jelambar jakbar budi

17 Unit Pemadam Tangani Kebakaran di Permukiman Padat Jelambar

Senin, 14 September 2026 1202

Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

Senin, 14 September 2026 963

IMG 20260917 WA0098

111 Kucing di Dua Pulau Sudah Disterilisasi dan Divaksin Rabies Gratis

Kamis, 17 September 2026 509

Gub pramono ppid

Bahas Krisis Iklim hingga Pangan, Pramono Bertolak ke New York

Jumat, 18 September 2026 404

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks