32 Rumah Ludes Terbakar di Pulogadung

Senin, 13 Januari 2014 Reporter: Nurito Editor: Erikyanri Maulana 2350

kebakaran_timur_noerito.jpg

(Foto: doc)

Meski hampir sepanjang hari ini wilayah ibu kota diguyur hujan, namun peristiwa kebakaran masih saja terjadi. Seperti, kebakaran hebat yang meludeskan 32 rumah semi permanen di Jl Kayu Jati V, RT 01/05 Rawamangun, Pulogadung, Senin (13/1) sekitar pukul 15.30. Dalam peristiwa ini, seorang petugas pemdam kebakaran terluka akibat jatuh dari atap rumah saat berupaya memadamkan kobaran api.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, peristiwa kebakaran ini diduga akibat korsleting listrik di salah satu rumah warga bernama Prapto (40). Saat kejadian, Prapto yang sehari-hari berjualan sayur mayur tengah tidak berada di rumah.  

Maulana (40), salah satu warga menuturkan, kobaran api terlihat dari rumah milik Prapto yang dalam keadaan kosong. Melihat kobaran api, ia bersama warga lainnya langsung berupaya memadamkan kobaran menggunakan peralatan seadanya. Namun sayang, upaya warga seperti sia-sia karena kobaran api justru semakin membesar dan merembet menghanguskan bangunan lain. "Apinya cukup besar. Kami juga kesulitan memadamkannya hingga akhirnya merembet membakar rumah lain," ujar Maulana, Senin (13/1).

Sementara itu, Anom Sujarwo (28) harus menderita luka robek di bagian wajahnya akibat terjatuh dari atap rumah. Saat itu, Anom bersama rekan-rekannya menaiki atap rumah untuk memadamkan kobaran api karena akses jalan menuju titik api sangat sulit dijangkau.

Wajah Anom mengalami luka robek yang cukup para karena terkena pecahan asbes. Oleh rekan-rekannya, Anom kemudian dilarikan ke RS Persahabatan.

Kasie Operasi Sudin Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Damkar dan PB) Jakarta Timur, Mulyanto mengatakan, pihaknya menerjunkan 23 mobil pemadam kebakaran ke lokasi kejadian. Akibat kebakaran ini, kata Mulyanto, sedikitnya 32 rumah semi permamen ludes terbakar.

Pada pukul 16.40, api akhirnya berhasil dipadamkan petugas. "Kami memang sempat kesulitan menjangkau lokasi  karena berada di daerah padat penduduk. Kendaraan tidak bisa masuk sehingga kami harus menyambung selang sepanjang 500 meter," tandas Mulyanto.

BERITA TERKAIT
BERITA POPULER
80790596

TPHP Cengkareng Dirancang Jadi Destinasi Wisata

Kamis, 17 September 2026 2834

Kebakaran j65 jelambar jakbar budi

17 Unit Pemadam Tangani Kebakaran di Permukiman Padat Jelambar

Senin, 14 September 2026 1249

Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

Senin, 14 September 2026 1037

Gempa kepulauan seribu ist2

Gempa di Perairan Pulau Seribu Tidak Akibatkan Kerusakan

Sabtu, 12 September 2026 1177

IMG 20260917 WA0098

111 Kucing di Dua Pulau Sudah Disterilisasi dan Divaksin Rabies Gratis

Kamis, 17 September 2026 573

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks