Korban Banjir Kekurangan Fasilitas MCK

Senin, 13 Januari 2014 Reporter: Rio Sandiputra, Nurito Editor: Erikyanri Maulana 2864

pengungsi_korban_banjir_rio.jpg

(Foto: doc)

Ratusan korban banjir di Kelurahan Bukit Duri, Tebet, Jakarta Selatan saat ini telah memenuhi lokasi pengungsian yang telah disediakan. Kantor Kelurahan Bukit Duri dan Masid At Tahiriyah menjadi lokasi dengan jumlah pengungsi terbanyak.

Sayangnya, para pengungsi mengeluhkan minimnya sarana fasilitas Mandi Cuci Kakus (MCK) di lokasi pengungsian. Terlebih, dengan diputusnya aliran listrik membuat ketersediaan air bersih semakin menipis.

"Kalau makanan sudah ada, tapi sekarang yang penting sekali adalah genset pembangkit listrik. Karena di masjid sini airnya tidak ada untuk MCK, sebab mesinnya mati," ujar Faisal, salah satu pengungsi di Masjid At Tahiriyah, Senin (13/1).

Untuk di masjid saja, dikatakan Faisal, terdapat 300 jiwa pengungsi. Mereka adalah warga yang tidak kebagian untuk mengungsi di Kantor Kelurahan Bukit Duri. "Ya sekitar 300 jiwa. Saat ini masih menempati aula masjid, kalau bertambah kita masuk ke kelas-kelas sekolah yang sekarang diliburkan," tuturnya.

Sementara itu, Lurah Bukit Duri, Mardi Yauce mengatakan, untuk pengadaan genset pembangkit listrik akan sulit karena ketiadaan persediaan alat. "Kan mesti ada alatnya lagi untuk sambung. Kita sudah hubungi Sudin Kebersihan untuk mobil MCK," ucapnya.

Dari pendataan yang dilakukan, sambung Mardi, pengungsi yang masuk di kantornya berjumlah 118 kk atau sebanyak 536 jiwa. Yang paling banyak berasal dari RW 10 dan 11. "Karena lokasinya yang benar-benar di bantaran," ucapnya.

Saat ini, tambah Mardi, ketinggian air antara 20 sentimeter hingga 2,8 meter. Pihaknya juga sudah mengusahakan untuk pengadaan makanan bagi pengungsi. "Untuk makanan sudah kita kontak Dinas Sosial. Selain itu kebutuhan makanan bayi dan perempuan juga sudah diminta," tandasnya.

Kondisi serupa juga dikelukan oleh para pengungsi korban banjir di Kampung Melayu. Terlebih, jumlah MCK mobile yang ada saat ini masih dinilai kurang. Para pengungsi juga meminta pemerintah segera menyediakan air bersih.

Lasma (34), korban banjir di RT 004/03 Kebon Pala, Kampung Melayu, Jatinegara, menuturkan, keberadaan MCK sangat dibutuhkan warga. Apalagi saat ini di kantor Sudin Kesehatan Jakarta Timur jumlah pengungsi sudah mencapai 215 jiwa.

"Mobil MCK baru ada satu, ya minimal ada dua lah biar warga tidak antre. MCK sangat dibutuhkan warga di tempat pengungsian karena kondisinya sangat darurat," ujar Lasma.

Kasie Pengendalian Sampah dan Air Limbah Septic Tank, Dinas Kebersihan DKI Jakarta, Kurlie mengatakan, di Jakarta Timur telah dikirim 3 unit MCK mobile, masing-masing ditempatkan di lokasi pengungsian kantor Sudin Kebersihan Jakarta Timur, GOR Jakarta Timur dan kampus Binawan Cawang. "Rencananya di posko Sudin Kesehatan Jakarta Timur akan ditambah satu unit MCK Mobile, mengingat jumlah pengungsinya terus bertambah," katanya.

Untuk air bersih, kata Kurlie, pihaknya mengerahkan empat mobil tangki air bersih, masing-masing berkapasitas 6.000 liter.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebersihan DKI Jakarta, Unu Nurdin mengatakan, pihaknya mengerahkan 523 petugas kebersihan untuk penanganan banjir. Tak hanya itu, sebanyak 53 truk sampah juga dikerahkan di lima wilayah kota, 13 truk tangki air dan 25 gerobak motor. "Pengambilan sampah belum bisa dilakukan maksimal sekarang karena masih banjir. Kalau air sudah surut petugas kami baru bisa memungut sampah secara maksimal, baik yang ada di darat maupun di air," kata Unu Nurdin.

Pihaknya, Tambah Unu, juga akan melakukan inventarisasi sarana Kebersihan yang rusak untuk perencanaan perbaikan. Untuk sampah-sampah sisa banjir akan diangkut ke TPA Bantar Gebang.
BERITA TERKAIT
BERITA POPULER
80790596

TPHP Cengkareng Dirancang Jadi Destinasi Wisata

Kamis, 17 September 2026 2959

Pendataan pengadaan tanah MRT kwitang fakhri

Pendataan Awal Pengadaan Tanah MRT Thamrin-Kwitang Dimulai

Sabtu, 19 September 2026 1354

Pemadaman lampu hemat energi dok

Pemprov DKI Ajak Warga Hemat Energi Lewat Aksi 60 Menit Hari Ini

Sabtu, 19 September 2026 522

Kebakaran j65 jelambar jakbar budi

17 Unit Pemadam Tangani Kebakaran di Permukiman Padat Jelambar

Senin, 14 September 2026 1293

Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

Senin, 14 September 2026 1102

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks