Pembangunan RPTRA Karang Anyar Sudah 70 Persen

Kamis, 25 Februari 2016 Reporter: Rudi Hermawan Editor: Andry 5152

Pembangunan RPTRA Karang Anyar Sudah Mencapai 70 Persen

(Foto: Rudi Hermawan)

Pembangunan Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Karang Anyar di Jalan Karang Anyar, Sawah Besar, Jakarta Pusat telah mencapai 70 persen. 

Saat ini pembangunannya sudah sekitar 60-70 persen

Ditargetkan RPTRA yang memiliki luas sekitar 2.000 meter persegi tersebut selesai dibangun pada akhir Maret 2016 mendatang.

"Saat ini pembangunannya sudah sekitar 60-70 persen," kata Martua Sitorus, Camat Sawah Besar, Kamis (25/2).

Martua menyebutkan, RPTRA yang sedang dalam pembangunan ini nantinya akan dilengkapi sejumlah sarana bermain seperti, lapangan futsal, ruang serbaguna, jogging track, amphitheatre, kolam gizi, tanaman obat keluarga (toga) dan sebagainya. 

"Jika tidak ada halangan diperkirakan akhir Maret RPTRA ini selesai," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Jumat RPTRA Amir Hamzah Menteng di Resmikan

RPTRA Amir Hamzah Segera Diresmikan

Selasa, 23 Februari 2016 5796

Pembangunan RPTRA Pesakih Capai 90 Persen

Pembangunan RPTRA Pesakih Capai 90 Persen

Selasa, 23 Februari 2016 7986

Kantor KPMP Jakut Bagikan Alat Permainan Anak ke RPTRA

RPTRA di Jakut Terima 5 Jenis Permainan Anak

Rabu, 24 Februari 2016 8102

BERITA POPULER
Gub pramono Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu rezap

Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

Jumat, 30 Oktober 2026 7133

IMG 20261031 WA0044

Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

Sabtu, 31 Oktober 2026 4826

Mobil patah as budi

Petugas Dishub Evakuasi Mobil Patah As Roda di Cengkareng

Senin, 02 November 2026 2113

PJLP dki dok

Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap

Jumat, 30 Oktober 2026 2508

Binamarga penertiban kabel udara sunter jakut jati

5,6 Kilometer Kabel Udara di Tanjung Priok Dipindah ke SJUT

Senin, 02 November 2026 1119

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks