Kampanye terbuka Partai Gerindra di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (23/3) menyisakan sampah yang tidak sedikit. Namun sampah yang banyak itu justru menjadi berkah bagi para pemulung.
Pantauan beritajakarta.com, puluhan pemulung terlihat tengah sibuk mengumpulkan sampah-sampah sisa kampanye. Wati (43), salah seorang pemulung mengaku, adanya kampanye terbuka di GBK membuat dirinya tidak perlu lagi berkeliling di daerah Kebayoran Lama untuk mengumpulkan rongsokan dan sampah yang bisa dijual. ”Biasanya keliling membantu suami, hari ini cukup di sini saja sudah penuh karung saya dengan botol minuman," ujarnya.
Hal senada diungkapkan Wisnu (27), seorang pemulung lainnya. Dia mengaku sengaja datang ke GBK untuk mengumpulkan sampah botol minuman plastik. Bahkan, pada musim kampanye kali ini di GBK, dia sudah dua kali memperoleh penghasilan yang lumayan.
“Minggu kemarin, kampanye PKS, saya mendapatkan hampir tiga karung besar botol plastik. Untuk hari ini karena saya baru datang siang, makanya baru dapat satu karung," katanya.
Seperti diketahui, puluhan ribu massa simpatisan Partai Gerindra kemarin mendatangi GBK untuk menghadiri kampanye terbuka yang digagas DPD Partai Gerindra DKI Jakarta. Dalam kampanye tersebut, selain menampilkan Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto juga menampilkan artis Luna Maya, Raffi Ahmad, dan Narji.
Ketiga artis itu menjadi host pada kegiatan kampanye itu. Memakai setelan pakaian warna merah putih, ketiganya mengajak ribuan massa Gerindra untuk mendukung partai bernomor urut enam tersebut.
BERITA TERKAIT
BERITA POPULER
Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu
Jumat, 30 Oktober 2026
7038
Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global
Sabtu, 31 Oktober 2026
4661
Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap
Jumat, 30 Oktober 2026
2184
Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang
Selasa, 27 Oktober 2026
2204
Pramono Bidik Juara Umum PON 2028, Akuatik Jadi Andalan