Kantor Kelurahan Bambu Apus Memprihatinkan

Jumat, 22 Januari 2016 Reporter: Nurito Editor: Budhi Firmansyah Surapati 7754

Kantor Kelurahan Bambu Apus Memprihatinkan

(Foto: Nurito)

Kondisi Kantor Kelurahan Bambu Apus, Cipayung, Jakarta Timur, memprihatinkan. Sebagian keramik lantai kantor pecah dan sejumlah titik plafon bolong dengan diameter mencapai satu meter. Padahal gedung berlantai tiga ini baru direnovasi total tahun 2011-2012.

Sebenarnya ini gedung baru direnov total tahun 2011-2012 lalu

Lurah Bambu Apus, Dodo Supendi mengaku tidak tahu penyebab pasti kerusakan. Namun, diketahuinya kerusakan mulai terlihat sejak 2015 lalu. Diawali keramik lantai menggelembung kemudian pecah dan berlanjut dengan kerusakan lain.

"Sebenarnya ini gedung baru direnovasi total tahun 2011-2012 lalu. Tapi kondisinya sudah rusak, saya juga tidak tahu kenapa bisa terjadi," ujar Dodo, Jumat (22/1).

Pihaknya mengaku sudah melaporkan kondisi bangunan rusak ini ke Bagian Tata Pemerintahan Jakarta Timur. Namun hingga kini belum ada perbaikan. Ia berharap pada tahun ini ada anggaran untuk perbaikan kantor Kelurahan Bambu Apus.

BERITA TERKAIT
 Pasien Puskesmas Pulogebang Membludak

Gedung Puskesmas Pulogebang Dikeluhkan

Kamis, 21 Januari 2016 13390

Warga Pulau Harapan Perlu Pelebaran Dan Perbaikan Dermaga

Kondisi Dermaga Pulau Harapan Memprihatinkan

Kamis, 17 Desember 2015 7422

BERITA POPULER
80790596

TPHP Cengkareng Dirancang Jadi Destinasi Wisata

Kamis, 17 September 2026 2873

Kebakaran j65 jelambar jakbar budi

17 Unit Pemadam Tangani Kebakaran di Permukiman Padat Jelambar

Senin, 14 September 2026 1258

Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

Senin, 14 September 2026 1053

Gempa kepulauan seribu ist2

Gempa di Perairan Pulau Seribu Tidak Akibatkan Kerusakan

Sabtu, 12 September 2026 1195

IMG 20260917 WA0098

111 Kucing di Dua Pulau Sudah Disterilisasi dan Divaksin Rabies Gratis

Kamis, 17 September 2026 585

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks