Selasa, 14 Januari 2014
Reporter: Rio Sandiputra
Editor: Erikyanri Maulana
2856
(Foto: doc)
Kebakaran hebat kembali terjadi di ibu kota. Kali ini kebakaran terjadi di wilayah pemukiman padat penduduk, Jl Bungur I, RT 08/06, Kebayoran Lama Utara, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Sebanyak 35 kepala keluarga (KK) atau sekitar 150 jiwa harus kehilangan tempat tinggalnya karena ludes di lalap si jago merah.
"Tadi kejadiannya baru diketahui sekitar pukul 11.00 dari salah satu rumah warga. Saya lihat asap di atas dan diduga dari listrik bukan kompor," ujar Padun (50) salah satu warga, Selasa (14/1).
Dikatakan Padun, kencangnya tiupan angin membuat kobaran api dengan cepat menghanguskan rumah-rumah warga yang terletak tak jauh dari pusat perbelanjaan Gandaria City tersebut. Terlebih, banyak rumah warga yang terbuat dari bangunan semi permanen. "Api langsung merembet ke rumah warga, angin kencang sekali tadi. Rumah saya kebakar, cuma tidak tahu ada berapa rumah yang kebakar," ujar Padun, Selasa (14/1).
Petugas pemadam kebakaran sempat kesulitan untuk masuk ke pemukiman akibat jalan yang sempit. Sehingga harus menyambung pipa-pipa selang untuk mencapai lokasi kebakaran.
Lebih dari 1 jam 20 unit mobil pemadam kebakaran berjibaku untuk memadam kan api. "Dugaan sementara karena korsleting listrik," kata Muchtar Zakaria, Kepala Seksi Operasi Sudin Pemadam Kebakaran Jakarta Selatan.
Kepala Seksi Bantuan Sosial Sudin Sosial Jakarta Selatan, Sumadi menambahkan ada 35 kk dengan 150 jiwa yang menjadi korban kebakaran. "Korban kebakaran sekarang mengungsi di Masjid As Sirad," tuturnya.
Pihak Sudin Sosial juga sudah siap untuk memberikan bantuan makanan kepada para korban kebakaran. "Sudah siap untuk makan malam nanti," tandasnya.
BERITA TERKAIT
BERITA POPULER
85 Peserta Sekolah Lansia di Jakut Diwisuda
Selasa, 28 Juli 2026
9234
Pemkot Jaktim Fasilitasi Evy Tinggal di Rusun Pulo Gebang
Jumat, 31 Juli 2026
3202
14 Kendaraan Kedapatan Parkir Liar di Jaktim Ditindak
Selasa, 28 Juli 2026
3625
MRT Jakarta Sepakati Kerja Sama Peningkatan Layanan Sistem Pengumpulan Tarif Otomatis
Rabu, 29 Juli 2026
1920
Area Kumuh Sekitar Terminal Tanjung Priok Ditata Jadi Taman