Basuki Ingin Dinamika Penganggaran Dipublikasi

Selasa, 01 Desember 2015 Reporter: Budhi Firmansyah Surapati Editor: Lopi Kasim 5416

Basuki Ingin Dinamika Penganggaran Dipublikasi

(Foto: Yopie Oscar)

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama ingin dinamika proses penganggaran APBD 2016 diunggah dan dipublikasikan. Selain menjadi informasi bagi masyarakat, proses penganggaran Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bisa menjadi contoh bagi pemerintah daerah lain dalam penyusunan anggaran.

Jadi perbedaan sebelum dan sesudah penyisiran anggaran di-upload sehingga jadi pembelajaran

Berbeda dengan tahun sebelumnya, proses penganggaran APBD DKI Jakarta 2016 sudah menggunakan e-planning dan e-budgeting dalam menyusun anggaran. Setelah diinput oleh masing-masing satuan kerja perangkat daerah (SKPD), anggaran yang mencantumkan hingga komponen harga satuan pun langsung dikoreksi oleh Basuki.

Hasilnya, banyak di antara kegiatan yang dievaluasi karena dinilai tidak signifikan dan tidak jelas orientasinya. Anggaran sebesar Rp 4,15 triliun yang berkenaan dengan sosialisasi, alat tulis kantor, anggaran tumpang tindih dan belanja barang yang tidak efisien dipangkas.

"Saya mau proses dinamika penganggaran ini di-upload. Jadi perbedaan sebelum dan sesudah penyisiran anggaran di-upload sehingga jadi pembelajaran," ujar Basuki, Selasa (1/12).

Dikatakan Basuki, dengan penyisiran yang dilakukan selama 11 hari, dirinya yakin postur anggaran dalam KUA-PPAS sudah efisien dan berorientasi pada pembangunan. Sehingga, kecil kemungkinan pihak DPRD dan Kemendagri melakukan koreksi.

"Saya yakin Kemendagri juga kaget, mau sisir apalagi? Makanya template kita ini bisa jadi contoh bagi kepala daerah lain, dengan begini kan yang diuntungkan rakyat," katanya.

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Kehumasan (Kominfomas) DKI Jakarta, Ii Karunia mengatakan, saat ini template hasil penyisiran sudah dipublikasi di situs www.jakarta.go.id. Selain itu, ke depan, DKI akan menerapkan standar dalam penyusunan anggaran.

"Misalkan, pembelian ATK di antara unit itu nanti ada standarnya sehingga tidak beda. Kalau kemarin kan antar sudin saja dengan kebutuhan sama angkanya jauh beda," ungkapnya.

BERITA TERKAIT
 Basuki Publikasikan KUA-PPAS Hingga Satuan Ketiga

KUA-PPAS 2016 Sudah Dipublikasikan

Selasa, 01 Desember 2015 8031

Basuki Targetkan 22 Desember Ketok Palu APBD

Basuki Targetkan 22 Desember APBD Diketok Dewan

Selasa, 01 Desember 2015 9626

 Djarot Optimis Pembahasan KUA PPAS Lancar

Djarot Optimistis Pembahasan KUA-PPAS dengan Dewan Efektif

Senin, 30 November 2015 5008

BERITA POPULER
Gub pramono Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu rezap

Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

Jumat, 30 Oktober 2026 7131

IMG 20261031 WA0044

Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

Sabtu, 31 Oktober 2026 4822

Mobil patah as budi

Petugas Dishub Evakuasi Mobil Patah As Roda di Cengkareng

Senin, 02 November 2026 2038

PJLP dki dok

Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap

Jumat, 30 Oktober 2026 2499

Binamarga penertiban kabel udara sunter jakut jati

5,6 Kilometer Kabel Udara di Tanjung Priok Dipindah ke SJUT

Senin, 02 November 2026 1090

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks