Sabtu, 11 Januari 2014
Reporter: Lopi Kasim
Editor: Dunih
6075
(Foto: doc)
Sebanyak tiga gedung Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) di Jakarta Pusat yang kondisinya sudah rusak parah akan direhab total Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta. Ketiga SMP itu antara lain SMPN 93 di Jl Gunung Sahari, SMPN 10 di Kemayoran, dan SMPN 8 Menteng.
"Ada tiga bangunan SMP, yang kondisinya rusak total dan membahayakan keselamatan siswa serta guru. Untuk perbaikan rusak total kita telah mengusulkan kepada Dinas Pendidikan DKI Jakarta agar menjadi prioritas perbaikan. Kalau rehab total berarti gedung lama dirobohkan dan diganti bangunan baru," ujar Sujadiyono, Kasudin Pendidikan Dasar (Dikdas) Jakarta Pusat, Sabtu (11/1).
Sujadiyono menambahkan, untuk 3 SMP yang akan direhab total akan dikerjakan Disdik DKI. Sedangkan tahun ini, Sudin Dikdas Jakarta Pusat juga mengusulkan rehab berat untuk 5 SMP di antaranya SMPN 76 dan SMPN 73. "Kalau yang rusak berat dan sedang biasanya yang kami perbaiki atap, pintu, jendela, lantai, dan pengecatan," jelasnya.
Sementara untuk Sekolah Dasar (SD) yang akan direhab jumlahnya mencapai 32, antara lain SDN 01 Gondangdia, dan SDN 01 Menteng. "Kedua sekolah itu hanya mengalami kerusakan pada plafon dan beberapa kayunya lapuk," sebutnya.
Ia menyebutkan, pengerjaan bangunan fisik sekolah tersebut dilakukan pada Maret 2014. Anggaran kategori rusak berat dan sedang itu akan dialokasikan dari APBD DKI Jakarta dengan nilai anggaran bervariasi. Sebab, masing-masing sekolah berbeda jenis pengerjaannya. "Kami ajukan anggaran Rp 1-1,5 miliar untuk satu sekolah yang masuk kategori rusak berat," tandasnya.
BERITA TERKAIT
BERITA POPULER
Kebakaran di Sunter Agung Berhasil Dipadamkan
Rabu, 13 Mei 2026
5993
Ditarget Beroperasi Agustus 2026, Pramono Pastikan Keamanan Proyek LRT
Rabu, 13 Mei 2026
882
183 Ekor Ikan Napoleon Dilepas di Perairan Pulau Panggang
Selasa, 12 Mei 2026
1232
Pramono: Jakarta Tetap Ibu Kota hingga Terbitnya Keppres
Rabu, 13 Mei 2026
742
Pramono Pastikan Harga Hewan Kurban Masih Terkendali