Rabu, 08 Januari 2014
Reporter: Folmer
Editor: Erikyanri Maulana
2610
(Foto: doc)
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI akan mengulang tes seleksi terbuka alias lelang jabatan kepala sekolah. Tes ulang digelar karena diduga telah terjadi tindak kecurangan saat proses lelang kepsek sebelumnya.
"Iya, nanti mereka disuruh tes lagi didampingi polisi. Nanti ada komponen-komponennya," ujar Basuki T Purnama, Wakil Gubernur DKI Jakarta, Selasa (8/1).
Dikatakan Basuki, pihaknya juga akan mengambil keputusan terkait kasus lelang kepsek Senin depan. "Pokoknya nanti lihat saja, Senin depan ada kejutan," katanya.
Sebelumnya, Basuki mengakui telah terjadi kecurangan dalam proses lelang jabatan kepala sekolah. Namun, kecurangan itu sulit dibuktikan disebabkan terjadi secara sistematik. "Ada kecurangan. Kecurangan kayak pemilukada saja. Sistematik, susah dibuktikan," ungkapnya.
Ditambahkan Basuki, kecurangan tersebut dibuktikan dengan adanya sejumlah kepala sekolah bersama oknum Dinas Pendidikan DKI menggelar diskusi bersama terkait soal tes lelang jabatan kepala sekolah. "Mereka terbukti kok belajar bareng, belajar soal. Terus dibatasi yang ikut ke tahap berikutnya siapa aja, sekian nilainya. Jadi mereka batasi, mereka yang lolos temen-temen dia juga. Inikan namanya ingin mempertahankan status quo," ucapnya.
Sekadar diketahui seleksi jabatan kepsek yang digelar oleh Pemprov DKI untuk mendapatkan pemimpin yang berkualitas, diduga telah dicoreng oleh beberapa pihak.
Sejumlah organisasi guru diantaranya Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI), Persatuan Guru Indonesia (PGSI) dan Forum Guru Jakarta (FGJ) melaporkan dugaan kecurangan sistemik yang terjadi di Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) yang melibatkan oknum pejabat LPMP dalam membekali dan melatih soal untuk lelang jabatan kepada 180 kepala sekolah.
BERITA TERKAIT
BERITA POPULER
Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu
Jumat, 30 Oktober 2026
7113
Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global
Sabtu, 31 Oktober 2026
4803
Petugas Dishub Evakuasi Mobil Patah As Roda di Cengkareng
Senin, 02 November 2026
1896
Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap
Jumat, 30 Oktober 2026
2474
5,6 Kilometer Kabel Udara di Tanjung Priok Dipindah ke SJUT