Jokowi Ingin Semua Pelayanan Kesehatan Ditanggung JKN
Selasa, 07 Januari 2014
Reporter: Erna Martiyanti
Editor: Dunih
2808
(Foto: doc)
Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo, berharap pelaksanaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) tidak tumpang tindih dengan Kartu Jakarta Sehat (KJS). Ia juga menginginkan pasien KJS tetap bisa dilayani dengan JKN. Pasalnya, ia mendapatkan laporan bahwa ada beberapa pengobatan yang tidak ditanggung oleh JKN, padahal saat menggunakan KJS pengobatan pasien bisa ditanggung.
Jokowi berjanji akan membicarakan hal tersebut kepada Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS). Diharapkan semua pengobatan bisa ditanggung sama seperti KJS. "KJS kan gabung dengan JKN, tapi ada pelayanan yang dulu diberikan KJS sekarang malah tidak ada. Contohnya cek darah, cek EKG, dan pelayanan tertentu lainnya di puskesmas harus bayar," kata Jokowi, saat melakukan kunjungan di Puskesmas Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur, Selasa (7/1).
Saat ini, dari 3,7 juta jiwa warga DKI yang berhak mendapatkan pengobatan gratis, sebanyak 1,2 juta ditanggung oleh JKN dan 2,3 juta sisanya tetap dengan KJS. Namun, khusus di Puskesmas Jatinegara diakui Jokowi tidak ada masalah sejak pergantian KJS menjadi JKN.
Jokowi pun meminta kepada pihak puskesmas agar terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat. Agar pasien bisa lebih tahu mengenai pelayanan kesehatan gratis tersebut.
Kepala Puskesmas Jatinegara, Yenny Restuti mengatakan, setiap harinya pasien yang dilayani sebanyak 500 pasien. Ia sendiri tidak mempermasalahkan perpindahan sistem tersebut, karena program tersebut telah berjalan setahun di puskesmasnya.
"Tidak ada masalah atas perpindahan dari KJS menjadi JKN, karena kita sudah berjalan selama satu tahun lebih," jelasnya.
BERITA TERKAIT
BERITA POPULER
1.000 Lulusan SMA Sederajat Ikut Program Pemagangan di 67 Perusahaan
Senin, 04 Mei 2026
880
Pemprov DKI-Danantara Sepakat Bangun PSEL
Senin, 04 Mei 2026
801
Dinkes DKI Siagakan Posko Kesehatan di Peringatan May Day 2026
Jumat, 01 Mei 2026
1162
Pramono Pastikan Pemprov Hadir Dukung Pembangunan Keluarga