Kemarau Panjang, Pasokan Air PAM Jaya Relatif Aman

Senin, 02 November 2015 Reporter: Andry Editor: Budhy Tristanto 4099

Kemarau Panjang, Pasokan Air PAM Jaya Relatif Aman

(Foto: Yopie Oscar)

Direktur Perusahaan Air Minum (PAM) Jaya, Erlan Hidayat mengatakan, pasokan air bersih yang ada di Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) DKI Jakarta ini masih realtif aman, meski musim kemarau panjang.

Saat ini posisi pasokan air curah masih relatif aman,

Dikatakan Erlan, akibat kemarau panjang saat ini hanya ada beberapa sungai di Jakarta yang bisa diolah menjadi air bersih. Salah satunya, sumber air baku dari Cengkareng Drain yang hanya bisa beroperasi 50-70 persen dari kapasitas normal.

"Hal ini terjadi karena air bakunya mengalami intrusi air laut," kata Erlan, Senin (2/11).

 

Erlan menjelaskan, karena mengalami intrusi air laut, Instalasi Pengelolaan Air (IPA) Taman Kota yang menggunakan Cengkareng Drain sebagai sumber air baku, beberapa kali dinonaktifkan. Begitu pula dengan IPA Cilandak yang saat ini hanya mampu menghasilkan 50 persen dari total kapasitas produksi air baku.

"Penurunan kualitas air baku di IPA Cilandak juga disebabkan karena terjadi penurunan air baku di Kali Krukut selama musim kemarau," terang Erlan.

Walau demikian, Erlan menegaskan, pasokan air baku di wilayah DKI Jakarta masih terbantu dengan adanya sumber air baku dari Waduk Jatiluhur, Purwakarta, Jawa Barat.

"Perum Jasa Tirta (PJT) II menyampaikan meski kondisi tinggi muka air pada level 85 meter di atas permukaan laut (mdpl) atau pola kering sekalipun, pihaknya akan tetap kirimkan air baku ke Jakarta," ucap Erlan.

Erlan melanjutkan, PJ II  saat ini masih memakai turbin untuk mendorong air dan akan mengaktifkan hollow jet apabila tinggi muka air mencapai titik 49 mdl. Selain air baku dari Jatiluhur,  PAM jaya juga mendapatkan air curah dari PDAM Kabupaten Tanggerang.

"Jadi saat ini posisi pasokan air curah masih relatif aman,"‎ tandas Erlan.

Atas dasar itu, Erlan pun mengimbau kepada masyarakat Jakarta agar tidak perlu merasa khawatir dan tetap mempertahankan kebiasan untuk menghemat air.

BERITA TERKAIT
PAM dan PAL Digabungkan Tahun Ini

Rencana Penggabungan PAM Jaya - PAL Jaya Terus Dimatangkan

Selasa, 06 Oktober 2015 4093

Atasi Kekeringan PT PAM Jaya dan PD PAL Jaya Akan Digabung

PT PAM Jaya dan PD PAL Jaya akan Digabung

Jumat, 25 September 2015 5076

Kemarau, Jakarta Pusat Tidak Terdampak Kekeringan

Jakarta Pusat Tidak Terdampak Musim Kemarau

Rabu, 02 September 2015 3472

BERITA POPULER
80790596

TPHP Cengkareng Dirancang Jadi Destinasi Wisata

Kamis, 17 September 2026 2847

Kebakaran j65 jelambar jakbar budi

17 Unit Pemadam Tangani Kebakaran di Permukiman Padat Jelambar

Senin, 14 September 2026 1251

Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

Senin, 14 September 2026 1041

Gempa kepulauan seribu ist2

Gempa di Perairan Pulau Seribu Tidak Akibatkan Kerusakan

Sabtu, 12 September 2026 1181

IMG 20260917 WA0098

111 Kucing di Dua Pulau Sudah Disterilisasi dan Divaksin Rabies Gratis

Kamis, 17 September 2026 576

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks