Kemarau Panjang, Pasokan Air PAM Jaya Relatif Aman

Senin, 02 November 2015 Reporter: Andry Editor: Budhy Tristanto 4163

Kemarau Panjang, Pasokan Air PAM Jaya Relatif Aman

(Foto: Yopie Oscar)

Direktur Perusahaan Air Minum (PAM) Jaya, Erlan Hidayat mengatakan, pasokan air bersih yang ada di Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) DKI Jakarta ini masih realtif aman, meski musim kemarau panjang.

Saat ini posisi pasokan air curah masih relatif aman,

Dikatakan Erlan, akibat kemarau panjang saat ini hanya ada beberapa sungai di Jakarta yang bisa diolah menjadi air bersih. Salah satunya, sumber air baku dari Cengkareng Drain yang hanya bisa beroperasi 50-70 persen dari kapasitas normal.

"Hal ini terjadi karena air bakunya mengalami intrusi air laut," kata Erlan, Senin (2/11).

 

Erlan menjelaskan, karena mengalami intrusi air laut, Instalasi Pengelolaan Air (IPA) Taman Kota yang menggunakan Cengkareng Drain sebagai sumber air baku, beberapa kali dinonaktifkan. Begitu pula dengan IPA Cilandak yang saat ini hanya mampu menghasilkan 50 persen dari total kapasitas produksi air baku.

"Penurunan kualitas air baku di IPA Cilandak juga disebabkan karena terjadi penurunan air baku di Kali Krukut selama musim kemarau," terang Erlan.

Walau demikian, Erlan menegaskan, pasokan air baku di wilayah DKI Jakarta masih terbantu dengan adanya sumber air baku dari Waduk Jatiluhur, Purwakarta, Jawa Barat.

"Perum Jasa Tirta (PJT) II menyampaikan meski kondisi tinggi muka air pada level 85 meter di atas permukaan laut (mdpl) atau pola kering sekalipun, pihaknya akan tetap kirimkan air baku ke Jakarta," ucap Erlan.

Erlan melanjutkan, PJ II  saat ini masih memakai turbin untuk mendorong air dan akan mengaktifkan hollow jet apabila tinggi muka air mencapai titik 49 mdl. Selain air baku dari Jatiluhur,  PAM jaya juga mendapatkan air curah dari PDAM Kabupaten Tanggerang.

"Jadi saat ini posisi pasokan air curah masih relatif aman,"‎ tandas Erlan.

Atas dasar itu, Erlan pun mengimbau kepada masyarakat Jakarta agar tidak perlu merasa khawatir dan tetap mempertahankan kebiasan untuk menghemat air.

BERITA TERKAIT
PAM dan PAL Digabungkan Tahun Ini

Rencana Penggabungan PAM Jaya - PAL Jaya Terus Dimatangkan

Selasa, 06 Oktober 2015 4152

Atasi Kekeringan PT PAM Jaya dan PD PAL Jaya Akan Digabung

PT PAM Jaya dan PD PAL Jaya akan Digabung

Jumat, 25 September 2015 5186

Kemarau, Jakarta Pusat Tidak Terdampak Kekeringan

Jakarta Pusat Tidak Terdampak Musim Kemarau

Rabu, 02 September 2015 3532

BERITA POPULER
Gub pramono Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu rezap

Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

Jumat, 30 Oktober 2026 7141

IMG 20261031 WA0044

Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

Sabtu, 31 Oktober 2026 4831

Mobil patah as budi

Petugas Dishub Evakuasi Mobil Patah As Roda di Cengkareng

Senin, 02 November 2026 2299

PJLP dki dok

Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap

Jumat, 30 Oktober 2026 2526

Binamarga penertiban kabel udara sunter jakut jati

5,6 Kilometer Kabel Udara di Tanjung Priok Dipindah ke SJUT

Senin, 02 November 2026 1172

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks