Basuki Senang Kemenag Anggarkan Katering untuk Seluruh Jamaah

Senin, 05 Oktober 2015 Reporter: Erna Martiyanti Editor: Widodo Bogiarto 3057

Basuki Senang Kemenag Anggarkan Catering untuk Semua Jamaah

(Foto: Yopie Oscar)

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengaku senang dengan rencana Kementerian Agama (Kemenag) untuk menanggung katering seluruh calon haji (calhaj) asal Indonesia. Program Pemprov DKI untuk memberikan katering bagi calhaj asal DKI beberapa tahun terakhir tidak disetujui oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Kita kan sempat menganggarkan makanan untuk jamaah haji di sana, lalu Kemendagri kan nggak boleh

Lantaran tidak disetujui oleh Kemendagri, maka Basuki pun meminta kepada Kemenag untuk menganggarkannya. Dengan tujuan tidak ada perbedaan antara jamaah haji DKI dan daerah lainnya. Usulan tersebut kemudian ditanggapi serius oleh Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin.

"Kita kan sempat menganggarkan makanan untuk jamaah haji di sana, lalu Kemendagri kan nggak boleh. Lalu kita minta Menteri Agama anggarkan," kata Basuki di Balai Kota DKI Jakarta, usai bertemu dengan Lutfi Hakim Saifuddin, Senin (5/10).

Basuki mengatakan, pada pelaksanaan haji tahun ini pemberian katering itu sedang diuji coba. Sementara pelaksanaannya akan dilakukan pada tahun depan.

"Kemarin kan masih uji coba belum penuh. Jadi dari menteri agama tahun depan rencananya seluruh makanan ditanggung Kementerian Agama," ucap Basuki.

Dengan demikian, lanjut Basuki, Pemprov DKI tidak perlu lagi mengajukan untuk katering jamaah haji asal DKI selama pelaksanaan haji. "Jadi saya terima kasih dengan Pak Menteri. Bukan cuma jamaah Jakarta doang yang makan penuh nanti orang jadi pada ribut. Kok Jakarta makan penuh yang lain enggak," ujarnya.

Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin menambahkan, pihaknya sengaja menemui Basuki untuk berbagi pengalaman mengenai pemberian katering kepada jamaah. Pasalnya Pemprov DKI telah beberapa kali menjalankan program tersebut dan dianggap sukses.

"Karena jamaah haji DKI cukup besar saya ingin mendapat masukan terkait soal makanan, dan lain sebagainya," kata Lukman.

Menurut Lukman, tahun ini memang sedang dilakukan uji coba. Utuk melihat kemampuan dari pihak katering. Menginggat jamaah haji asal Indonesia jumlahnya cukup banyak. "Ini yang sedang kita rancang. Kemarin itu kan 15 hari, sehari hanya sekali baru pertama kali untuk 150 ribu sekian jamaah. Jadi jumlahnya banyak sekali, kalau terlalu banyak kita khawatir enggak mampu kateringnya," paparnya.

Rencana ini juga untuk mengindarikan kecemburuan para jamaah. Sehingga nantinya tidak hanya jamaah asal DKI saja yang mendapatkan fasilitas katering, tetapi seluruh jamaah asal Indonesia.

"Selama ini DKI kan anggarin, ini kalau kita penuhi nanti ada iri dari provinsi lain. Kok DKI dapat makan penuh ingin samakan semua dapat tahun depan," tukasnya.

Selain mengenai katering jamaah, pertemuan kali ini juga membahas mengenai Rumah Sakit Haji yang berada di Pondok Gede.

BERITA TERKAIT
Evaluasi Haji Diminta Melibatkan Pemprov

DKI Minta Dilibatkan dalam Evaluasi Penyelenggaraan Haji

Jumat, 02 Oktober 2015 1832

Jama'ah Haji Pulau Seribu Tiba Di Kampung Halamannya

Jamaah Haji Kepulauan Seribu Tiba di Kampung Halaman

Jumat, 02 Oktober 2015 3784

Hari Ini, 6 Kloter Jamaah Haji DKI Pulang ke Tanah Air

Hari Ini, 6 Kloter Jamaah Haji DKI Kembali ke Tanah Air

Senin, 28 September 2015 5182

BERITA POPULER
80790596

TPHP Cengkareng Dirancang Jadi Destinasi Wisata

Kamis, 17 September 2026 2928

Pendataan pengadaan tanah MRT kwitang fakhri

Pendataan Awal Pengadaan Tanah MRT Thamrin-Kwitang Dimulai

Sabtu, 19 September 2026 1272

Pemadaman lampu hemat energi dok

Pemprov DKI Ajak Warga Hemat Energi Lewat Aksi 60 Menit Hari Ini

Sabtu, 19 September 2026 503

Kebakaran j65 jelambar jakbar budi

17 Unit Pemadam Tangani Kebakaran di Permukiman Padat Jelambar

Senin, 14 September 2026 1284

Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

Senin, 14 September 2026 1088

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks