Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang terjadi sepanjang Rabu (8/1) kemarin menimbulkan banyak genangan baik di ruas jalan maupun pemukiman warga. Upaya normalisasi sungai, saluran, waduk dan program penanganan banjir lainnya yang dilakukan Pemprov DKI Jakarta hingga kini memang belum berdampak siginifikan. Terlebih, seluruh program penanganan banjir memang masih belum rampung dan terus dikerjakan.
Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo mengakui jika penanganan banjir di ibu kota belum maksimal. Meski begitu, dengan normalisasi dan pengerukan sungai yang dilakukan terbukti mampu mempercepat aliran air. Sehingga meski muncul genangan, namun dalam waktu yang tidak terlalu segera surut. "Sudah kita keruk, tapi memang belum rampung semuanya. Tapi kalau kita lihat hujan kemarin, sungai sudah bisa nampung, Waduk Pluit juga sudah bisa nampung," ujar Jokowi, di Balaikota, Kamis (9/1).
Untuk mengurangi genangan, kata Jokowi, pihaknya juga harus membuat sekitar 2 juta sumur resapan. Saat ini, sumur resapan yang ada di Jakarta jumlahnya baru sekitar 1.900. "Butuh 2 juta sumur resapan. Yang baru dikerjakan 1.900 titik. Jadi masih kurang banyak sekali," kata Jokowi.
Begitu pun dengan pengerukan yang dilakukan, dimana dari sebanyak 884 sungai kecil baru dilakukan pengerukan di 160 titik saja. Untuk itu Jokowi pun meminta warga agar bersabar, karena upaya penanganan banjir terus dilakukan pihaknya secara bertahap.
Ditambahkan Jokowi, belum lagi persoalan penanganan banjir di kawasan hulu seperti wilayah Bogor dan sekitarnya. Hal ini menjadi kendala karena harus melibatkan pemerintah daerah setempat serta pemerintah pusat.
"Yang di huku kan juga belum dikerjain. Ini semua harus dikerjakan. Ini kerja terintegrasi, ada pemerintah pusat dan lainnya. Kalau masyarakat nggak ikut ya sama saja, masih tetap banjir," tandasnya.
BERITA TERKAIT
BERITA POPULER
85 Peserta Sekolah Lansia di Jakut Diwisuda
Selasa, 28 Juli 2026
9245
Pemkot Jaktim Fasilitasi Evy Tinggal di Rusun Pulo Gebang
Jumat, 31 Juli 2026
3214
14 Kendaraan Kedapatan Parkir Liar di Jaktim Ditindak
Selasa, 28 Juli 2026
3634
MRT Jakarta Sepakati Kerja Sama Peningkatan Layanan Sistem Pengumpulan Tarif Otomatis
Rabu, 29 Juli 2026
1930
Area Kumuh Sekitar Terminal Tanjung Priok Ditata Jadi Taman