Hati & Paru Tak Layak Konsumsi Ditemukan di Jaksel

Kamis, 24 September 2015 Reporter: Rudi Hermawan Editor: Widodo Bogiarto 4870

Hati & Paru Tak Layak Konsumsi Ditemukan di Jaksel

(Foto: Ilustrasi)

Suku Dinas Kelautan, Perikanan dan Ketahanan Pangan (KPKP) Jakarta Selatan, kembali menemukan hati sapi yang mengandung penyakit di lokasi pemotongan hewan kurban, Kamis (24/9). 

Di Pasar Minggu, tepatnya di Sucofindo petugas menemukan dua paru sapi yang bengkak dan di Al Masjid Sibroh Jagakarsa ada satu hati sapi terkena cacing hati

"Di Pasar Minggu, tepatnya di Sucofindo petugas menemukan dua paru sapi yang bengkak dan di Al Masjid Sibroh Jagakarsa ada satu hati sapi terkena cacing hati," kata Kristrisasi Helenandari, Kepala Suku Dinas KPKP Jakarta Selatan.

Dikatakan Kristrisasi, selanjutnya petugas langsung menyita hati dan paru yang bengkak tersebut untuk di musnahkan.

BERITA TERKAIT
Sudin KPKP Jaksel Temukan Cacing Hati di Pondok Labu

Sudin KPKP Jaksel Temukan Cacing Hati di Pondok Labu

Kamis, 24 September 2015 4794

Selama Tiga Hari Kedepan Sudin KPKP Jakut Stay di Lokasi Pemotongan Hewan Kurban

Pemotongan Kurban di Jakut Dimonitoring

Kamis, 24 September 2015 3599

50 Calon Dokter Hewan Ikut Cek Kesehatan Hewan Kurban di Jakut

50 Mahasiswa IPB Bantu Pantau Pemotongan Hewan Kurban

Kamis, 24 September 2015 3972

BERITA POPULER
Gub pramono Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu rezap

Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

Jumat, 30 Oktober 2026 7036

IMG 20261031 WA0044

Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

Sabtu, 31 Oktober 2026 4657

PJLP dki dok

Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap

Jumat, 30 Oktober 2026 2173

Jrf2026 rezap

Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

Selasa, 27 Oktober 2026 2203

Pengprov akuatik dki jakarta rezap

Pramono Bidik Juara Umum PON 2028, Akuatik Jadi Andalan

Kamis, 29 Oktober 2026 1748

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks