BPOM Temukan Makanan Berformalin di Wisata Balai Kota

Sabtu, 19 September 2015 Reporter: Erna Martiyanti Editor: Widodo Bogiarto 4155

 BPOM Temukan Makanan Berformalin di Pedagang Balai Kota Wisata

(Foto: Reza Hapiz)

Badan Pemeriksa Obat dan Makanan (BPOM) DKI Jakarta menemukan makanan mengandung formalin dalam makanan yang dijual di Wisata Balai Kota. Setidaknya ada tiga pedagang yang diketahui menjual makanan mengandung zat berbahaya. Jika masih tetap menjual makanan tersebut, mereka terancam diusir. 

Kami kasih waktu kalau besok masih jualan, minggu depan nggak boleh ikut lagi

Kepala Bidang UMKM Dinas Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah dan Perdagangan (KUMKMP) DKI Jakarta, Endang Sriana Purwati mengatakan, makanan berformalin ditemukan pada tahu, bakso, dan kerupuk. 

"Ada tiga pedagang yang ditemukan makanan mengandung formalin," kata Endang di Balai Kota, Sabtu (19/9). 

Beberapa jenis makanan tersebut langsung diminta untuk diturunkan dan tidak dijual lagi. Mereka masih diberi kesempataan untuk berjualan pada Minggu (20/9) esok. Namun jika pada esok hari, mereka masih menjual dagangan yang sama, maka pekan depan tidak diperbolehkan lagi berjualan. 

"Kami kasih waktu kalau besok masih jualan, minggu depan nggak boleh ikut lagi. Saya akan cek lagi, akan monitor. Kalau masih jualan yang sama, minggu depan kita coret. Sekarang kita minta makanan yang ada formalinnya diturunkan. Saya nggak mau ada itu lagi," tegas Endang. 

Menurut pengakuan pedagang, mereka membeli bahan makanan tersebut di pasar. Pihaknya akan menelusuri makanan tersebut berasal. "Kita akan menelusuri, beli tahu, bakso, kerupuk dari mana. Pengelolaannya seperti apa. Kita akan telusuri, kerjasama dengan Bidang Wasdal," tukas Endang. 

Endang menambahkan saat ini ada 32 pedagang yang berjualan dalam acara Wisata Balai Kota. Mereka hanya akan berjualan dalam satu periode yakni hingga akhir September. Karena pedagang akan diganti dengan yang lainnya. Sehingga pemeriksaan oleh BPOM akan dilakukan secara terus menerus. 

"Pedagang kan hanya satu periode, sampai akhir bulan ini. Kemudian ganti pedagang, minggu pertama Oktober. Kita akan terus monitor bersama dengan BPOM. Karena waktu merekrut mereka kita juga sudah imbau agar tidak menjual makanan mengandung zat berbahaya," tandas Endang.

BERITA TERKAIT
Wisata Balai Kota Sediakan Fasilitas Samsat Keliling

Wisata Balai Kota Sediakan Fasilitas Samsat Keliling

Sabtu, 19 September 2015 6725

Persiapan Wisata Balai Kota Terus Dilakukan

Sarana untuk Wisata Balai Kota Terus Dimatangkan

Jumat, 18 September 2015 3604

Pengunjung Wisata Balai Kota Puas Bisa Berwisata di Kantor Gubernur

Kunjungi Wisata Balai Kota, Warga Gembira

Sabtu, 12 September 2015 4732

BERITA POPULER
IMG 20260202 WA0102

Lapak Bensin Eceran di Jl Hadiah Utama Ditertibkan

Senin, 02 Februari 2026 3617

Cuaca Hujan Jati jakarta bmkg

Hujan Merata Diprakirakan Basahi Jakarta Hari Ini

Senin, 02 Februari 2026 737

Cabai Pasar Induk Kramat Jati Otoy

BPS Catat DKI Alami Deflasi 0,23 Persen Selama Januari 2026

Senin, 02 Februari 2026 646

Kominfo Jakut Gandeng Jakut Hub Perkuat Literasi Digital Generasi Muda

Sudin Kominfotik Jakut Berkolaborasi Tingkatkan Literasi Digital

Selasa, 27 Januari 2026 1420

Masa pembelajaran jarak jauh (PJJ) diperpanjang

Pramono Perpanjang Masa PJJ Sampai 1 Februari

Kamis, 29 Januari 2026 1036

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks