Jumat, 30 Oktober 2026 Reporter: Aldi Geri Lumban Tobing Editor: Erikyanri Maulana 259
(Foto: Istimewa)
Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) Provinsi DKI Jakarta hadir di Kota Medan melalui gelaran Forum Bisnis Jakarta Travel Fair (JTF) 2026 di Hotel Adimulia, yang berlangsung 28–29 Oktober 2026.
Langkah strategis ini menjadi agenda penting Pemprov DKI Jakarta dalam menyukseskan Gerakan Nasional Bangga Berwisata di Indonesia (BBWI), sekaligus memperluas jangkauan pasar wisatawan nusantara melalui kolaborasi bisnis antardaerah yang konkret.
"kami membuka pintu kolaborasi,"
Mengusung misi besar mempererat sinergi pariwisata, Disparekraf DKI Jakarta menghadirkan 30 seller unggulan untuk bertemu langsung dengan 240 buyers potensial dari Sumatera Utara. Seller tersebut terdiri dari, pengelola hotel, agen perjalanan, penyedia transportasi, hingga pengelola resor pesona Kepulauan Seribu.
Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta, Andhika Permata mengatakan, forum bisnis ini dirancang bukan sekadar ajang promosi visual, melainkan wadah bertemunya peluang bisnis nyata yang saling menguntungkan. Menurutnya, potensi pariwisata Jakarta dan Sumatera Utara dapat saling melengkapi.
“Lewat Jakarta Travel Fair 2026, kami membuka pintu kolaborasi yang lebih luas dengan industri setempat agar dampak ekonominya dirasakan langsung oleh kedua belah pihak secara berkelanjutan,” ujarnya, Jumat (30/10).
Kepala Bidang Pemasaran dan Atraksi Dinas Parekraf DKI Jakarta, Lucky Wulandari menyampaikan, forum ini dikemas dalam format table top business-to-business (B2B), presentasi produk eksklusif, serta business networking.
120 buyers dari sektor publik dan institusi strategis dihadirkan pada hari pertama pelaksanaan, mencakup Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemprov Sumut & Pemko Medan, BUMN, BUMD, akademisi, hingga lintas komunitas. Hari berikutnya, seller Jakarta dipertemukan dengan 120 buyers dari asosiasi pariwisata terkemuka di Sumatera Utara.
Ia menjelaskan, melalui forum ini, Jakarta menawarkan daya tarik pariwisata modern yang inklusif, mulai dari wisata sejarah dan budaya, ragam kuliner khas, hiburan perkotaan (urban tourism), hingga keindahan eksotis wisata bahari Kepulauan Seribu.
“Paket-paket eksklusif ini disiapkan untuk membidik segmen perjalanan keluarga, korporasi (MICE), edukasi, hingga kegiatan dinas pemerintahan,” katanya.
Sekadar informasi, Kota Medan dipilih sebagai titik awal dari rangkaian Roadshow Forum Bisnis Jakarta Travel Fair 2026 yang akan menjangkau empat kota besar di Indonesia yakni, Medan (28–29 Oktober 2026), Balikpapan (4–5 November 2026), Makassar (11–12 November 2026) dan Padang (18–19 November 2026).
“Melalui kegiatan ini, Pemprov DKI Jakarta optimis menciptakan kemitraan baru, mendongkrak angka transaksi sektor pariwisata, serta memicu kenaikan kunjungan wisatawan domestik ke ibu kota,” tandasnya.