Selasa, 27 Oktober 2026 Reporter: Anita Karyati Editor: Toni Riyanto 102
(Foto: Anita Karyati)
Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Utara menyelenggarakan Peningkatan Kapasitas Aparatur tingkat kota, kecamatan, dan kelurahan di Ruang Bahari, Kantor Wali Kota setempat.
"Bijaksana menyikapi perbedaan pandangan"
Sekretaris Kota Administrasi Jakarta Utara, Iyan Sopian Hadi mengatakan, kegiatan yang diikuti 121 peserta ini bertujuan memperkuat keterampilan komunikasi publik, kepemimpinan, dan berbicara di depan umum untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
"Aparatur harus bijaksana menyikapi perbedaan pandangan di tengah masyarakat, mampu mengendalikan situasi, dan tetap percaya diri dalam menjalankan tugas," ujarnya, Selasa (27/10).
Iyan menjelaskan, kualitas pelayanan publik tidak hanya ditentukan oleh kecepatan dan ketepatan dalam bekerja, tetapi juga oleh kemampuan aparatur membangun komunikasi, memahami dinamika masyarakat, serta mengambil keputusan secara bijaksana.
Ia menambahkan, peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) harus dilakukan secara berkelanjutan untuk mempersiapkan aparatur yang profesional dan andal, terutama dalam menyongsong lima abad Jakarta.
“Peningkatan kapasitas tidak boleh berhenti pada teori, tetapi harus diterapkan dalam cara aparatur berinteraksi, menyampaikan kebijakan, merespons persoalan, dan memberikan solusi kepada masyarakat," terangnya.
Sementara itu, Kepala Bagian Pemerintahan Sekretariat Kota Jakarta Utara, Benhard Sihotang memaparkan, kegiatan tersebut menjadi wadah pembelajaran bagi aparatur untuk meningkatkan kemampuan komunikasi publik dan kepemimpinan sebagai bekal menjalankan tugas pemerintahan.
"Kami ingin memperkuat keterampilan komunikasi dan kepemimpinan aparatur sebagai bekal menjalankan tugas pemerintahan sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat," ungkapnya.
Benhard menuturkan, kegiatan ini menghadirkan dua narasumber dengan materi yang saling melengkapi. Reinhard Reydolf Sirait membawakan materi Peran Pejabat Publik sebagai Komunikator Pemerintah, yang membahas pentingnya penyampaian informasi pemerintahan secara jelas, tepat, dan mudah dipahami masyarakat.
Sementara itu, Joice Manurung menyampaikan materi Leadership and Effectiveness of Public Speaking, yang mengulas keterkaitan antara kepemimpinan dan efektivitas berbicara di depan umum.
Melalui pembekalan tersebut, Benhard berharap, para aparatur mampu menyampaikan informasi secara lebih terstruktur, membangun komunikasi yang efektif, serta meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas pemerintahan.
"Kami ingin kegiatan ini dapat meningkatkan profesionalisme pegawai sehingga mampu memberikan pelayanan publik yang lebih responsif dan berkualitas," tandasnya.