Jumat, 23 Oktober 2026 Reporter: Dessy Suciati Editor: Andry 149
(Foto: Reza Pratama Putra)
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung memastikan, bangunan TKN Tambora 01 yang sempat mengalami kerusakan selama beberapa tahun terakhir akan direvitalisasi.
"Tahun ini TK tersebut sudah masuk dalam rencana,"
Pramono menjelaskan, sebelumnya kegiatan belajar mengajar di TK tersebut telah dipindahkan sementara ke SMPN 63 yang berada dalam satu kawasan sejak April 2025.
Namun, karena kondisi ruang belum mencukupi, pada April 2026 pembelajaran dipindahkan ke SMPN 32 yang lokasinya paling dekat dengan sekolah asal dan lebih layak, setelah selesai direvitalisasi pada Desember 2025. Meski demikian, Pramono memastikan proses pembelajaran anak didik tetap berjalan kondusif.
"TK itu sementara ini menepati area di SMP 32. Dan di tahun ini TK tersebut sudah masuk dalam rencana untuk dilakukan revitalisasi," ujar Pramono di Jakarta Pusat, Jumat (23/10).
Saat ini, sebanyak 60 murid TKN Tambora 01 mengikuti pembelajaran sementara di aula lantai 1 SMPN 32 yang memiliki kapasitas dua kelas. Karena keterbatasan ruang, jadwal pembelajaran diatur secara bergiliran, sehingga terdapat satu kelas yang memulai kegiatan belajar pukul 10.00.
Ia menjelaskan, penyusunan rancangan teknis atau Detail Engineering Design (DED) telah tersedia sejak 2025, mengingat TKN Tambora 01 merupakan bangunan cagar budaya. Pramono berharap proses revitalisasi bangunan dapat dimulai awal tahun depan.
Gubernur juga mengaku telah menginstruksikan Kepala Dinas Pendidikan agar memprioritaskan pembangunan TK ini.
"Saya sudah meminta kepada Ibu Kepala Dinas untuk memprioritaskan TK ini diprioritaskan DED untuk tahun 2027 dikerjakan," tandasnya.