Delegasi Uni Emirat Arab Dikenalkan Wisata Sejarah Jakarta

Selasa, 20 Oktober 2026 Reporter: Aldi Geri Lumban Tobing Editor: Erikyanri Maulana 226

Disparekraf Promosikan Wisata Sejarah dan Pengalaman Urban kepada Pasar UEA

(Foto: Istimewa)

Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) Provinsi DKI Jakarta memperkenalkan potensi pariwisata ibu kota kepada pelaku industri perjalanan, media, dan kreator konten asal Uni Emirat Arab (UEA) melalui kegiatan familiarization trip (famtrip). Upaya juga bertujuan memperkuat posisi Jakarta menuju Top 50 Global Cities.

Delegasi UEA terdiri atas perwakilan Ariana for Travels, Nirvana Travel & Tourism, Arabian Ventures Tourism LLC, dan Vista Maritime Travel & Tourism. Dua media, Gulf News dan Khaleej Times, serta seorang kreator konten perjalanan asal Dubai.

"Pengenalan destinasi secara langsung,"

Kegiatan ini menghadirkan pengalaman menjelajahi warisan sejarah, kekayaan budaya, dan daya tarik gaya hidup urban Jakarta, dengan mengunjungi kawasan Kota Tua dan open dining bus yang menawarkan pengalaman bersantap sembari menikmati suasana dan lanskap perkotaan.

Hal ini menjadi bagian dari strategi promosi pariwisata Jakarta untuk memperluas jangkauan pasar internasional, memperkuat jejaring bisnis pariwisata, serta mendorong pengembangan paket wisata yang menarik bagi wisatawan mancanegara.

Kepala Disparekraf DKI Jakarta, Andhika Permata mengatakan, penguatan sektor pariwisata merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan daya tarik Jakarta sebagai kota global yang memiliki kekayaan sejarah, budaya, dan pengalaman wisata beragam.

Menurutnya, Jakarta memiliki potensi untuk menjadi destinasi yang semakin kompetitif di tingkat internasional. Maka itu, melalui kegiatan tersebut Dinas Parekraf DKI Jakarta ingin memperkenalkan Jakarta sebagai kota yang memadukan warisan sejarah, kekayaan budaya, kuliner, dan dinamika kehidupan metropolitan.

“Pengenalan destinasi secara langsung memberikan kesempatan kepada pelaku industri perjalanan dan media untuk memahami keunggulan Jakarta sekaligus mengidentifikasi potensi pengembangan produk wisata yang sesuai dengan kebutuhan pasar," ujarnya, Selasa (20/10).

Andhika menyampaikan, selain memperkenalkan destinasi melalui pengalaman wisata secara langsung, kegiatan famtrip ini juga menjadi momentum untuk mempertemukan pelaku industri perjalanan dari Abu Dhabi dan Jakarta melalui business meeting.

“Pertemuan ini membuka ruang bagi travel agent dan tour operator (TA/TO) dari kedua wilayah untuk bertukar informasi mengenai potensi pasar, mendiskusikan peluang kolaborasi, serta menjajaki pengembangan paket wisata Jakarta yang sesuai dengan preferensi wisatawan asal Uni Emirat Arab,” jelasnya.

Kepala Bidang Pemasaran dan Atraksi Disparekraf DKI Jakarta, Lucky Wulandary menjelaskan, melalui pertemuan bisnis ini, pelaku industri pariwisata Jakarta berkesempatan memperkenalkan beragam produk wisata unggulan, mulai dari wisata sejarah dan budaya, pengalaman kuliner, hingga atraksi urban yang mencerminkan karakter Jakarta sebagai kota metropolitan.

“Di sisi lain, interaksi langsung dengan mitra dari Abu Dhabi diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai kebutuhan pasar Timur Tengah dan peluang pengembangan produk wisata yang kompetitif,” katanya.

Ia menilai, business meeting ini menjadi bagian penting dari upaya mengubah promosi destinasi menjadi peluang kerja sama bisnis yang berkelanjutan.

“Dengan memperkuat jejaring antarpelaku industri perjalanan, Jakarta diharapkan semakin dikenal sebagai destinasi pilihan bagi wisatawan asal UEA sekaligus memperluas jangkauan pemasaran pariwisata Jakarta di pasar internasional,” tuturnya.

Ketua Subkelompok Pemasaran Pariwisata Luar Negeri Disparekraf DKI Jakarta, Ervienia Oryza menuturkan, keterlibatan pelaku usaha perjalanan dari kedua negara menjadi langkah penting untuk memperkuat kerja sama promosi dan pengembangan produk wisata.

Ia menyampaikan, upaya mempertemukan pelaku usaha perjalanan Indonesia dan UEA agar peluang kerja sama dapat berlanjut setelah kegiatan ini.

“Kami juga berharap media dan kreator konten dapat memperkenalkan berbagai daya tarik Jakarta kepada audiens mereka, sehingga semakin banyak wisatawan internasional yang tertarik untuk berkunjung," terangnya.

Ia menambahkan, melalui famtrip ini Disparekraf DKI Jakarta memperkenalkan potensi wisata yang mencerminkan identitas Jakarta sebagai kota dengan warisan sejarah, kekayaan budaya, serta kehidupan metropolitan yang terus berkembang.

Diharapkan, pengalaman tersebut diharapkan dapat mendorong pengembangan paket wisata baru sekaligus memperluas eksposur Jakarta di pasar Timur Tengah.

“Ke depan, kolaborasi dengan pelaku industri perjalanan, media, dan kreator konten internasional diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk memperkuat citra Jakarta sebagai destinasi global yang kompetitif,” tandasnya.

BERITA TERKAIT
Pelaku Wisata Dunia keliling jakarta gery ist

Delegasi Pariwisata Dunia Jelajahi Harmoni Sejarah, Budaya, dan Kuliner Khas Jakarta

Jumat, 16 Oktober 2026 436

Juan Pablo Sorin keleiling jakarta gery ist

Legenda Sepak Bola Argentina Antusias Jelajahi Ikon Jakarta

Selasa, 21 April 2026 1010

BERITA POPULER
Petugas tj bantu warga ist2

Aksi Humanis Petugas Transjakarta Bantu Lansia Tuai Apresiasi

Kamis, 15 Oktober 2026 14535

Puskesmas matraman otoy

Surveilans Influenza A di Jakarta Diperkuat, Warga Diimbau Tetap Tenang dan Waspada

Jumat, 16 Oktober 2026 3609

Konpers Jakarta Esports 2026 ist

Jakarta Esports 2026 Hadirkan Panggung Game Lokal, Musik, dan Kreativitas

Senin, 19 Oktober 2026 1088

Transjakarta penghargaan pusta karsa ist

Hattrick, Transjakarta Pertahankan Predikat Terbaik Pertama Pengelolaan Arsip

Kamis, 15 Oktober 2026 1956

Masukan Ketua Komisi B Optimalisasi Transportasi Umum MRT ilust 1

Makin Diminati, Transportasi Jakarta Tembus Peringkat 15 Besar Dunia

Senin, 19 Oktober 2026 962

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks