Rabu, 07 Oktober 2026 Reporter: Folmer Editor: Budhy Tristanto 124
(Foto: Folmer)
Wali Kota Jakarta Pusat, Arifin, meminta pengurus Perhimpunan Donor Darah Indonesia (PDDI) tingkat kecamatan menggencarkan gerakan donor darah di masyarakat.
Dikatakan Arifin, kehadiran PDDI di delapan kecamatan adalah fondasi paling dasar untuk memastikan gerakan donor darah menyentuh langsung masyarakat di tingkat akar rumput
Jadikan donor darah sebagai budaya dan gaya hidup
"Saya meminta pengurus PDDI yang dilantik mampu menjalankan amanah ini dengan penuh dedikasi, keikhlasan, dan tanggung jawab," ujar Arifin, saat melantik pengurus PDDI Tingkat Kecamatan Jakarta Pusat periode 2025-2030, Rabu (7/10).
Ia mengungkapkan, PDDI memiliki satu tujuan menjadikan donor darah sebagai budaya dan gaya hidup bangsa. Setetes darah mampu menyelamatkan nyawa.
"Mari jadikan donor darah sebagai budaya dan gaya hidup, sekaligus kebanggaan warga." tegasnya.
Arifin juga berpesan kepada pengurus PDDI delapan kecamatan agar menfokuskan kegiatan di tiga lokasi strategis yakni kampus, pusat perbelanjaan, dan pemukiman warga untuk menjaring donor dari berbagai lapisan masyarakat secara lebih masif dan berkelanjutan.
"PDDI Kecamatan sebagai mitra strategis dalam setiap kegiatan kemanusiaan di wilayah," ucap Arifin.
Ketua PDDI Jakarta Pusat, E. Supena menambahkan, pelantikan bukan sekadar seremoni formal, melainkan tonggak awal dimulainya tanggung jawab besar untuk menggerakkan organisasi agar lebih berdampak nyata bagi masyarakat luas.
"Sebagai ujung tombak organisasi di wilayah, pengurus tingkat kecamatan diharapkan mampu membangun kedekatan yang erat dengan masyarakat," tukasnya.
Menurut Supena, lomunikasi yang baik serta pelaksanaan program-program yang solutif dan bermanfaat menjadi kunci utama dalam menjalankan roda organisasi ke depan.
"Mari membangun PDDI dengan semangat kebersamaan, kekompakan, dan kolaborasi," serunya.