Kamis, 01 Oktober 2026 Reporter: Aldi Geri Lumban Tobing Editor: Erikyanri Maulana 230
(Foto: Istimewa)
PT Jakarta Industrial Estate Pulogadung (Perseroda) atau PT JIEP memantapkan langkah ekspansi fasilitas pergudangan modern di Kawasan Industri Pulogadung, Jakarta Timur. Tujuannya, menghadirkan solusi logistik yang andal untuk mendukung efisiensi operasional dan kelancaran bisnis di wilayah Jakarta.
Langkah ekspansi dilakukan melalui pembangunan fasilitas baru serta revitalisasi pergudangan eksisting guna menjawab melonjaknya kebutuhan pasar akan gudang logistik yang strategis, modern, dan berspesifikasi tinggi sesuai standar pelaku usaha.
"kebutuhan spesifik para pelaku usaha,"
Direktur Utama PT JIEP, Dharma Satriadi mengatakan, dinamika pasar tersebut merupakan momentum penting bagi perusahaan untuk terus berinovasi. Menurutnya, tingginya kebutuhan fasilitas pergudangan menunjukkan bahwa sektor logistik memegang peranan yang kian krusial dalam menopang aktivitas perekonomian di Jakarta.
“JIEP menangkap kondisi ini sebagai peluang emas untuk menghadirkan pergudangan yang tidak hanya menambah kapasitas, tetapi juga relevan dengan karakteristik serta kebutuhan spesifik para pelaku usaha saat ini,” ujar Dharma, Kamis (1/10).
Permintaan terhadap fasilitas pergudangan di kawasan Jabodetabek sendiri terus menunjukkan tren positif. Berdasarkan laporan Colliers Quarterly Property Market Report Q1 2026, tingkat hunian (occupancy rate) pasar logistik Greater Jakarta mencapai 95,8% pada Kuartal I 2026.
Tingginya angka ini didorong oleh terbatasnya pasokan baru di tengah konsistensi permintaan dari pelbagai sektor, mulai dari penyedia jasa logistik pihak ketiga (3PL), e-commerce, FMCG, elektronik, farmasi, kendaraan listrik (EV), hingga industri energi terbarukan.
Dharma menjelaskan, PT JIEP telah merevitalisasi dan mengoperasikan lini pergudangan modern seri Nawasena dan Arjuna secara bertahap sejak tahun 2025 di antaranya, Nawasena I, Nawasena II, Nawasena III.a, Nawasena III.b, dan Arjuna 1.
Adapun kisaran luas mencapai 432 hingga 1.550 meter persegi dilengkapi dengan fasilitas yang mendukung seperti air PDAM, area loading dock, pos keamanan, lahan parkir, CCTV, hidran, automatic rolling door, dan area office.
Ia menyebut, antusiasme pasar berlanjut hingga tahun 2026 melalui kemajuan proyek-proyek terbaru.
“PT JIEP melangkah ke tahap berikutnya dengan memasarkan gudang yang telah direvitalisasi dan sesuai dengan permintaan spesifikasi calon penyewa Nawasena IV, Nawasena V, dan Arjuna 2,” tuturnya.
Dharma mengatakan, pengembangan gudang modern Nawasena dan Arjuna merupakan bagian dari strategi berkelanjutan JIEP dalam mengoptimalkan asetnya secara bertahap.
Sepanjang tahun 2026, JIEP telah merealisasikan penyerapan Capital Expenditure (CAPEX) untuk pembangunan Nawasena 2 (BPSP E1–E6), Nawasena 3 (BPSP N1–N4), dan Arjuna 1 (BPSP D3–D4).
Melanjutkan tren positif tersebut, penyerapan CAPEX 2026 difokuskan pada penguatan infrastruktur pergudangan yang kini dalam proses pengerjaan, meliputi:
1. Renovasi Bangunan Pabrik Siap Pakai (BPSP) Tipe D Blok M1–M4 dan Blok O1–O4.
2. Renovasi BPSP Tipe B Blok B1–B4 (termasuk B3–B4 yang disiapkan sebagai Arjuna
3. Pembangunan unit-unit lanjutan, mencakup BPSP Tipe B Blok D1–D2 (Arjuna 4), Blok B5–B6 (Arjuna 5), serta Blok C3–C4 (Arjuna 6).
Dharma menilai, keberhasilan ekspansi ini didukung oleh nilai strategis Kawasan Industri Pulogadung seluas 433 hektare di Jakarta Timur.
“Berada di simpul konektivitas utama, lokasi ini memberikan akses mudah menuju pusat-pusat bisnis dan jaringan transportasi utama Jabodetabek, sehingga sangat ideal untuk menunjang efisiensi aktivitas penyimpanan hingga distribusi barang,” katanya.
Ia menambahkan, seluruh rangkaian pengembangan ini bermuara pada konsep Sustainable Warehouse Transformation yang diusung oleh PT JIEP.
“Konsep ini mengintegrasikan modern warehouse management dengan sistem clustering, mentransformasi BPSP menjadi smart warehouse, serta memperluas ekosistem layanan logistik yang berkelanjutan bagi para mitra industri,” tandasnya.