Selasa, 29 September 2026 Reporter: Dessy Suciati Editor: Erikyanri Maulana 132
(Foto: Reza Pratama Putra)
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengapresiasi transformasi pelayanan publik Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta yang dinilainya semakin humanis dan sesuai kebutuhan masyarakat.
Hal ini disampaikannya saat menghadiri Puncak Acara Hari Perhubungan Nasional Tingkat Provinsi DKI Jakarta Tahun 2026 di Balai Samudera, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Selasa (29/8).
"menurut saya lebih humanis,"
"Saya juga memberikan apresiasi atas wajah Dinas Perhubungan Jakarta yang mengalami perbaikan, perubahan yang menurut saya lebih humanis, lebih touching kepada masyarakat dan juga lebih baik," ujar Pramono.
Dalam sambutannya, ia juga menyampaikan bahwa konektivitas transportasi di Jakarta saat ini sudah mencapai 93 persen. Dengan mobilitas harian di kawasan aglomerasi yang mencapai 42 juta, maka diperlukan pengaturan transportasi yang lebih baik.
Karena itu, Pemprov DKI terus memperkuat integrasi transportasi, baik LRT, MRT, Transjakarta, Transjabodetabek, KRL, Mikrotrans, dan JakLingko. Dengan penguatan integrasi transportasi ini pun mendorong kenaikan jumlah pengguna transportasi publik hingga lebih dari 15 persen.
"Ini menunjukkan bahwa transportasi Jakarta sekarang ini sudah mengalami perbaikan signifikan," kata dia.
Ia melanjutkan, berdasarkan hasil survei Litbang Kompas, sebanyak 97,5 persen masyarakat Jakarta puas dengan pengaturan transportasi yang berkaitan dengan TransJakarta, Transjabodetabek, MRT, LRT, JakLingko, Mikrotrans, dan lainnya.
Hal ini, kata dia, juga tidak terlepas dari kuatnya sinergi dan koordinasi antara Pemprov DKI Jakarta dengan pemerintah pusat. Pramono mencontohkan penanganan kemacetan di kawasan JIS saat penyelenggaraan acara besar sehingga arus lalu lintas menjadi semakin lancar.
"Dulu Jakarta kalau ada konser di JIS, untuk balik itu perlu waktu hampir dua jam karena crowded. Tetapi karena koordinasi yang baik antara Pemerintah DKI Jakarta dengan Kementerian Perhubungan, alhamdulillah kami diberikan KRL berhenti di bawahnya JIS. Kemudian juga kita buka, kita hubungkan antara JIS dengan Ancol. Semua mobil parkirnya di Ancol," jelasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Budi Awaludin menyampaikan, puncak acara Hari Perhubungan Nasional Tingkat Provinsi DKI Jakarta ini dihadiri oleh 1.000 peserta, di antaranya dari unsur pemerintah pusat, mitra kerja, operator transportasi, dan komunitas.
Acara ini menjadi momentum untuk mendukung Jakarta menjadi kota global yang terintegrasi dan inklusif. Menurutnya, tata kelola sistem transportasi yang baik dibangun dari kolaborasi berbagai pemangku kepentingan, termasuk pemerintah pusat, pemerintah daerah, operator, aplikator, dan masyarakat.
"Transportasi yang baik tidak mungkin dibangun oleh satu pihak saja. Ia lahir dari kolaborasi dan kolaborasi itulah yang hari ini kita rayakan bersama sebagai bagian dari ikhtiar bersama menghubungkan Indonesia untuk masa depan lebih maju," ujarnya.
Budi menyampaikan, transformasi transportasi tidak hanya dilakukan melalui pembangunan infrastruktur saja, namun juga mencakup aspek kemanusiaan dan kualitas pelayanan publik.
"Karena itu, kami implementasikan nilai melalui lima perilaku pegawai, petugas Dinas Perhubungan yakni: berintegritas, peduli, profesional, sigap, dan humanis," tuturnya.
Dalam acara ini juga diberikan apresiasi atau penghargaan 'Pelopor Kita 2026' bagi individu dan institusi yang menjadi pelopor keselamatan dan budaya bertransportasi yang baik.
Pada tahun ini, Pelopor Kita diikuti oleh 768 pendaftar dan peserta yang terdiri atas 685 pendaftar kategori umum dan 83 peserta kategori khusus. Kategori umum meliputi pelajar pelopor, awak angkutan pelopor, dan ojol pelopor.
Kategori khusus meliputi terminal pelopor, operator angkutan pelopor, aplikator angkutan pelopor, kantor pemerintahan pelopor ramah angkutan, kantor perusahaan swasta/lembaga nonpemerintahan ramah angkutan, stasiun pelopor, dan warga pelopor.