Selasa, 29 September 2026 Reporter: Nurito Editor: Toni Riyanto 107
(Foto: Nurito)
Sebanyak 50 personel gabungan dikerahkan untuk melakukan aksi gerebek lumpur di RT 05/08, Kelurahan Kayu Manis, Kecamatan Matraman, Jakarta Timur.
"Air bisa mengalir dengan lancar"
Camat Matraman, Muhammad Husnul Fauji mengatakan, musim kemarau harus dimanfaatkan untuk melakukan pembersihan saluran air agar kapasitasnya dapat optimal menampung debit air ketika musim hujan.
"Semua saluran air atau saluran penghubung (Phb) di permukiman warga ataupun jalan protokol dibersihkan secara bertahap. Sehingga, air bisa mengalir dengan lancar," ujarnya, Selasa (29/9).
Husnul menjelaskan, saluran air yang dibersihkan memiliki panjang sekitar 70 meter dengan ketebalan sedimen mencapai 20 hingga 30 sentimeter. Sedimen hasil pengerukan yang sudah dimasukkan ke dalam karung kemudian dibuang ke kawasan Kanal Banjir Timur (KBT) di Ujung Menteng, Cakung.
"Pembersihan saluran ini melibatkan personel dari sejumlah unsur, yakni petugas PPSU, Satgas Sumber Daya Air (SDA), Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Tamhut), Lingkungan Hidup, Bina Marga, UPS Badan Air, serta Satpol PP," terangnya.
Menurutnya, penanganan dilakukan secara manual menggunakan berbagai peralatan, seperti karung, linggis, sekop, pacul, dan saringan saluran air.
"Pengerukan dilakukan untuk mengangkat sedimen dan sampah yang berpotensi menghambat aliran air," ungkapnya.
Sementara itu, Lurah Kayu Manis, Endri Budiarto menambahkan, kerja bakti tersebut dilakukan di tingkat kecamatan untuk mempercepat penanganan saluran air di wilayahnya.
Endri berharap, pembersihan saluran air tersebut dapat membantu mencegah terjadinya genangan ketika musim hujan tiba.
"Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Pak Camat yang telah menggerakkan personel gabungan untuk gerebek lumpur di wilayah Kayu Manis ini," tandasnya.