Senin, 28 September 2026 Reporter: Anita Karyati Editor: Toni Riyanto 53
(Foto: Anita Karyati)
Kebutuhan dasar penyintas kebakaran di Jalan Kampung Muka, RT 09/04, Kelurahan Ancol, Kecamatan Pademangan, Jakarta Utara sudah disalurkan. Sejumlah bantuan didistribusikan ke lokasi pengungsian di Madrasah At-Taubah, Blok D, mulai dari makanan, air mineral, pakaian, hingga perlengkapan bayi.
"Sejak kemarin"
Lurah Ancol, Bijakri Saud Maruli Manik mengatakan, bantuan datang secara bertahap dari Suku Dinas Sosial Jakarta Utara, Palang Merah Indonesia (PMI) Jakarta Utara, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), kepolisian, dan sejumlah pihak lainnya.
"Sejak kemarin hingga hari ini, bantuan terus disalurkan untuk memenuhi kebutuhan warga, mulai dari makanan, perlengkapan bayi, obat-obatan, air mineral, perlengkapan mandi, pakaian, selimut, kipas angin hingga tenda posko," ujarnya, Senin (28/9).
Bijakri menjelaskan, kebakaran tersebut menghanguskan 20 bangunan semipermanen yang terdiri atas 95 pintu kontrakan. Sebanyak 110 Kepala Keluarga (KK) dengan jumlah 380 jiwa kehilangan tempat tinggal.
"Hingga kini tercatat 174 warga berada di lokasi pengungsian. Sementara, warga lainnya memilih tinggal sementara di rumah keluarga maupun tempat lain," terangnya.
Bijakri memastikan, kebutuhan warga selama berada di pengungsian terus dipantau, termasuk ketersediaan air bersih. Petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) juga dikerahkan untuk membantu membersihkan area terdampak dan mengangkut puing-puing sisa kebakaran bersama warga.
"Kami memastikan kebutuhan dasar dan air bersih bagi warga tetap terpenuhi," ungkapnya.
Kepala Suku Dinas Sosial Jakarta Utara, Ronny Jarpiko menuturkan, bantuan yang disalurkan mencakup kebutuhan natura dan pakaian sekolah. Pihaknya juga menyediakan makanan bagi para pengungsi pada pagi, siang, dan malam selama dua hari ke depan.
"Kebutuhan konsumsi sudah didistribusikan sesuai jumlah pengungsi dan permohonan dari kelurahan," ucapnya.
Ia merinci, bantuan yang diberikan meliputi beras, biskuit, mi instan, kecap, sarden, minyak goreng, tikar, matras gulung, seragam SMA, sabun dan sampo bayi, serta sandal.
Sementara itu, Ketua Bidang Penanggulangan Bencana PMI Jakarta Utara, Heri Asmedi menambahkan, pihaknya menyalurkan 15 paket perlengkapan bayi, 30 paket perlengkapan kebersihan, 50 selimut, 15 karung pakaian layak pakai, 35 matras, dan 10 dus air mineral.
Bantuan disesuaikan dengan kebutuhan warga di lokasi pengungsian. PMI juga mengerahkan dua ambulans untuk mendukung pelayanan kesehatan.
"Kemarin kami memberikan pertolongan pertama kepada warga yang mengalami luka robek, lecet, luka bakar hingga sesak napas. Kami terus bersiaga dan memantau kondisi warga pascakebakaran," tandasnya.