RW 12 Kelapa Gading Barat Bidik Trophy Proklim Utama Tingkat Nasional

Senin, 28 September 2026 Reporter: Anita Karyati Editor: Toni Riyanto 211

RW 12 Kelapa Gading Barat Bidik Trophy Proklim Utama Tingkat Nasional

(Foto: Anita Karyati)

Pengurus dan warga RW 12 Kelurahan Kelapa Gading Barat, Kecamatan Kelapa Gading, Jakarta Utara mengikuti verifikasi Trophy Program Kampung Iklim (Proklim) kategori Utama tingkat nasional secara virtual.

"Melalui proses panjang"

Verifikasi berlangsung di Sekretariat RW 12, Jalan Pelepah Asri II. RW 12 sebelumnya sudah melalui proses seleksi secara berjenjang, mulai dari tingkat kota hingga provinsi, sebelum melaju ke tahap penilaian tingkat nasional.

Kepala Suku Dinas Lingkungan Hidup (LH) Jakarta Utara, Edy Mulyanto mengatakan, Trophy Proklim Utama merupakan jenjang tertinggi sebelum suatu wilayah menuju kategori Lestari.

"RW 12 sudah melalui proses panjang dan kami berharap seluruh persiapannya dapat memberikan hasil yang baik," ujarnya, Senin (28/9).

Edy menjelaskan, mekanisme verifikasi ProKlim tahun ini berbeda karena dilaksanakan secara virtual. Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terlebih dahulu memaparkan kesiapan dan program unggulan masing-masing wilayah. Kemudian, dilanjutkan dengan sesi tanya jawab bersama tim verifikator Kementerian Lingkungan Hidup (KLH).

Menurutnya, RW 12, Kelurahan Kelapa Gading Barat mampu memaparkan berbagai program secara komprehensif, mulai dari upaya adaptasi dan mitigasi perubahan iklim hingga penguatan kelembagaan.

"Persiapannya sangat lengkap dan pengurus RW juga menguasai program yang telah dijalankan," terangnya.

Perwakilan Tim Verifikator Proklim 2026 KLH, Koko Wijanarko memaparkan, verifikasi dilakukan untuk melihat inovasi yang diterapkan masing-masing wilayah, khususnya dalam aspek adaptasi, mitigasi, dan kelembagaan.

Ia menuturkan, RW 12, Kelurahan Kelapa Gading Barat menjadi satu dari tiga wilayah di DKI Jakarta yang diusulkan mengikuti penilaian kategori Trophy Proklim Utama. Dua wilayah lainnya adalah RW 05, Kelurahan Ragunan, Jakarta Selatan, dan RW 09, Kelurahan Utan Kayu Selatan, Jakarta Timur.

"Kami sudah melihat inovasi masing-masing wilayah. Hasil verifikasi selanjutnya akan dibahas bersama tim," imbuhnya.

Sementara itu, Ketua RW 12, Kelurahan Kelapa Gading Barat, Masnur Suryadi menyampaikan, berbagai program lingkungan di wilayahnya telah berjalan secara konsisten dan tidak hanya dilakukan ketika menghadapi penilaian ProKlim.

Menghadapi verifikasi tingkat nasional, pengurus hanya melakukan pemantapan serta berkoordinasi dengan pihak kelurahan, kecamatan, dan Sudin LH.

"Lingkungan memang sudah kami tata dan rawat setiap hari. Sehingga, tidak ada persiapan mendadak," ucapnya.

Dalam upaya beradaptasi terhadap potensi banjir, lanjut Masnur, RW 12 memiliki tiga penampung air hujan dengan kapasitas masing-masing 500 liter, dua sumur resapan, dan 26 biopori. Air yang ditampung juga dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan urban farming.

Program tersebut diperkuat dengan pengelolaan maggot, eco enzyme, kolam gizi, dan pengomposan. Sementara itu, aspek mitigasi dilakukan melalui pemanfaatan 20 panel surya, penambahan tutupan vegetasi, serta Gerakan Pemilahan Sampah (GPS).

Sampah organik dikumpulkan melalui drop point untuk diolah menjadi kompos, sedangkan minyak jelantah dikumpulkan secara rutin. Pelaksanaan berbagai program tersebut turut melibatkan kader PKK dan kader lingkungan.

"Semua bergerak bersama. Ini yang terus kami pertahankan," jelasnya.

Memasuki 2026, lanjut Masnur, RW 12 juga mengembangkan Edu Trip sebagai sarana edukasi lingkungan bagi anak-anak usia sekolah. Peserta diajak belajar secara langsung mengenai pemilahan sampah, urban farming, dan berbagai kegiatan lingkungan lainnya.

Ia berharap, berbagai program tersebut tidak hanya mendukung penilaian Proklim, tetapi juga menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan sejak dini serta menjaga keberlanjutan kebiasaan baik warga.

"Semoga bukan sekadar mendapat penghargaan, tetapi membangun kebiasaan baik yang terus dilakukan warga. Edu Trip menjadi salah satu cara mengenalkan pengelolaan lingkungan kepada generasi berikutnya," tandasnya.

BERITA TERKAIT
IMG 20260902 WA0074

Delapan RW di Jakpus Telah Jalani Verlap Kampung Proklim Madya 2026

Rabu, 02 September 2026 268

IMG 20260824 WA0037

Dinas LH Lakukan Verlap Proklim Madya di RW 02 Kebon Sirih

Senin, 24 Agustus 2026 430

Permukiman Padat di Kelurahan Tambora Diusulkan Jadi Kampung Proklim

Kawasan Padat RW 03 Kelurahan Tambora Diusulkan Jadi Kampung Proklim

Jumat, 24 Juli 2026 389

BERITA POPULER
PMI Jaksel CFD HI tiyo

Peserta HBKB Diedukasi Pencegahan DBD

Minggu, 27 September 2026 1224

895 Guru PPPK Jakut dan Kepulauan Seribu Perpanjang Kontrak Kerja

Kontrak Kerja 895 Guru PPPK di Jakut dan Kepulauan Seribu Diperpanjang

Senin, 28 September 2026 806

Hbkb rasuna said bilal

Uji Coba HBKB Dua Kali Sepekan Diminta Terbatas

Kamis, 24 September 2026 1208

Penataan Kawasan Unggulan Ciracas nur

Penataan Kawasan Unggulan di Ciracas Usung Konsep Penghijauan Lingkungan

Jumat, 25 September 2026 931

Dany ramdany

Pemkot Jakpus Jamin Pengadaan Tanah Proyek MRT Thamrin - Kwitang Dilakukan Terbuka

Kamis, 24 September 2026 1045

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks