Rabu, 23 September 2026 Reporter: Tiyo Surya Sakti Editor: Toni Riyanto 282
(Foto: Tiyo Surya Sakti)
Wali Kota Jakarta Selatan, Syafrin Liputo memastikan penanganan penyintas kebakaran di Jalan Teuku Nyak Arif, RT 05/01, Kelurahan Kebayoran Lama Utara, Kecamatan Kebayoran Lama dilakukan optimal. Termasuk, untuk pemenuhan bantuan kebutuhan dasar.
"Ini soal kemanusiaan"
Syafrin mengatakan, pagi tadi dirinya sudah melakukan monitoring ke lokasi kebakaran untuk memastikan bantuan dapat cepat didistribusikan.
"Tentu kami bergerak cepat membantu penyintas kebakaran karena ini soal kemanusiaan. Mereka adalah saudara kita yang harus dibantu," ujarnya, Rabu (23/9).
Syafrin menjelaskan, selain bantuan pemenuhan kebutuhan dasar, Pemkot Jakarta Selatan juga akan memastikan bantuan lain seperti pengurusan administrasi kependudukan (Adminduk) yang terbakar atau hilang untuk bisa diperbarui hingga layanan kesehatan.
"Kami juga memastikan bantuan kepada anak-anak hingga Lansia dapat diberikan secara optimal. Termasuk, bantuan perlengkapan sekolah," terangnya.
Camat Kebayoran Lama, Mustofa menambahkan, sejak terjadi kebakaran hingga proses penanganan pascakejadian, kolaborasi lintas sektor terus dilakukan untuk memberikan pelayanan secara cepat kepada warga terdampak.
"Alhamdulillah semuanya tertangani dan sampai saat ini kita terus berupaya secara sosial memberikan pelayanan kepada masyarakat. Pemerintah hadir setiap kejadian, dari mulai semalam sampai hari ini. Jangan sampai warga tidak terlayani dengan baik," ungkapnya.
Ia menuturkan, posko pengungsian berupa tenda darurat sudah didirikan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) di dekat lokasi kejadian.
"Penentuan lokasi tersebut dilakukan untuk memudahkan akses warga, setelah sebelumnya mempertimbangkan pemanfaatan sejumlah fasilitas lain, termasuk rumah ibadah terdekat," ucapnya.
Untuk meringankan beban warga terdampak, lanjut Mustofa, posko pengungsian dilengkapi berbagai fasilitas dan pelayanan terpadu. Di antaranya dapur umum, layanan kesehatan, toilet portabel, serta sarana penunjang lainnya.
"Kami juga sedang mendata kerugian warga, termasuk kehilangan ijazah anak sekolah serta dokumen kependudukan untuk segera ditindaklanjuti," imbuhnya.
Sementara itu, Kepala Sektor Dukcapil Kecamatan Kebayoran Lama, Aldo Prima Putra memarkan, pihaknya mengerahkan lima personel untuk hadir langsung di lokasi dan membantu proses pencetakan ulang dokumen kependudukan warga yang rusak maupun terbakar.
Layanan tersebut mencakup penerbitan ulang Kartu Keluarga (KK), Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Identitas Anak (KIA), hingga akta kelahiran. Bagi warga yang memiliki KTP DKI Jakarta, dokumen kependudukan dapat dicetak ulang pada hari yang sama.
Sementara bagi warga yang bukan berdomisili di DKI Jakarta, petugas akan menerbitkan surat keterangan penduduk nonpermanen.
"Untuk cetak tidak lama, mungkin hari ini bisa langsung kami selesaikan karena kami berkoordinasi langsung dengan Sudin Dukcapil Jakarta Selatan. Kami mendata berdasarkan NIK dan dokumen yang hilang untuk kemudian langsung dicetak dan diserahkan kepada warga melalui RT setempat," tandasnya.
Aldo memastikan pelayanan administrasi kependudukan di posko pengungsian akan terus dibuka hingga seluruh kebutuhan warga penyintas kebakaran tertangani.
"Kami akan terus optimalkan pelayanan di sini. Lebih dari 30 KK sudah tertangani di sini. Nantinya, hasil cetaknya akan kami distribusikan melalui pengurus lingkungan," tandasnya.