Jumat, 18 September 2026 Reporter: Nurito Editor: Toni Riyanto 212
(Foto: Nurito)
Satuan Pelaksana Sumber Daya Air (Satpel SDA) Kecamatan Cakung, Jakarta Timur melakukan pengerukan saluran aur di Jalan Raya Cakung-Cilincing (Cacing), RT 06/08, Kelurahan Cakung Barat. Pengerukan ditargetkan rampung akhir pekan ini.
"Mencegah potensi terjadinya genangan"
Kepala Satpel SDA Kecamatan Cakung, Dian Nur Cahyono mengatakan, pengerukan sedimen lumpur dan sampah di saluran Phb tersebut dilakukan sepanjang 200 meter.
"Kita awali dengan grebek lumpur pada 15 September 2026. Hingga hari ini sudah 165 meter kubik sedimen berhasil diangkat dari saluran," ujarnya, Jumat (18/9).
Dian menjelaskan, sedimentasi yang menumpuk di dalam saluran memiliki ketebalan rata-rata mencapai 4-5 meter. Kondisi ini membuat fungsi saluran tidak berjalan optimal karena saluran yang memiliki lebar tiga meter itu sebenarnya memiliki kedalaman mencapai enam meter.
"Daya tampung saluran semakin berkurang, sehingga dikhawatirkan akan memicu timbulnya genangan saat musim hujan," terangnya.
Menurutnya, sedimen hasil pengerukan selanjutnya dibuang ke dumping site Kanal Banjir Timur (KBT) di Ujung Menteng.
"Semoga tuntasnya pengerukan saluran ini dapat mencegah potensi terjadinya genangan, terutama saat mus hujan," harapnya.
Sementara itu, Lurah Cakung Barat, Yasir Habib Putra menambahkan, saat dilakukan grebek lumpur dikerahkan sebanyak 150 personel gabungan.
"Kami ucapkan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung pembersihan saluran ini," ucapnya.
Yasir menuturkan, pada tahap penanganan awal turut dikerahkan satu unit ekskavator serta 11 unit dump truck milik Suku Dinas SDA, Suku Dinas Lingkungan Hidup, dan Unit Pengelola Sampah (UPS) Badan Air. Selain itu, satu unit mobil pemadam juga dikerahkan untuk mendukung kegiatan di lokasi.
"Pembersihan saluran ini diharapkan dapat mengembalikan kapasitas tampung dan fungsi Saluran Phb Jalan Raya Cacing, terutama dalam menghadapi potensi peningkatan debit air saat musim hujan," tandasnya.