Kamis, 17 September 2026 Reporter: Aldi Geri Lumban Tobing Editor: Erikyanri Maulana 133
(Foto: Istimewa)
Pusat Pelatihan Profesi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta menggelar Pelatihan dan Sertifikasi Tenaga Kerja Profesi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Skema Commis Pastry Tahun 2026.
Kegiatan yang diikuti 35 peserta ini sebagai upaya mencetak sumber daya manusia yang terampil dan berdaya saing global di sektor pariwisata serta ekonomi kreatif.
"mampu memberikan standar pelayanan kelas dunia,"
Seluruh rangkaian kegiatan ini diselenggarakan secara terpusat di Ruang Candi Kalasan Lantai 2, Hotel Grand Sahid Jaya Jakarta, Jalan Jenderal Sudirman Kavling 86, Karet Tengsin, Tanah Abang, Jakarta Pusat, mulai 15 hingga 17 September 2026.
Rangkaian kegiatan diisi dengan pembekalan materi, dilanjutkan dengan ujian teori dan praktik, serta diakhiri dengan uji kompetensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).
Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi DKI Jakarta, Andhika Permata mengatakan, program ini dilaksanakan sebagai langkah strategis pemerintah daerah untuk memenuhi tingginya kebutuhan tenaga kerja pastry yang profesional dan bersertifikat di tengah pesatnya pertumbuhan industri food and beverage (F&B) serta perhotelan di Jakarta.
Ia menegaskan pentingnya penguatan kapasitas tenaga kerja di bidang kuliner dalam mendukung ekosistem pariwisata Jakarta.
"Sektor F&B, khususnya di bidang bakery dan pastry, menuntut presisi, higienitas, serta keterampilan teknis yang tinggi. Melalui pelatihan dan sertifikasi ini, kami berkomitmen memastikan tenaga kerja di Jakarta memiliki kualifikasi yang diakui secara nasional maupun regional, sehingga mampu memberikan standar pelayanan kelas dunia dan berdaya saing tinggi," ungkapnya, Kamis (17/9).
Sementara itu, Kepala Pusat Pelatihan Profesi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi DKI Jakarta, Endrati Fariani menyampaikan, penyelenggaraan kegiatan ini terlaksana atas kerja sama dengan LPK Kedua Bersaudara Training & Consulting serta LSP Hotel dan Restoran guna menjamin mutu pengajaran dan objektivitas penilaian.
Ia menjelaskan, pelaksanaan tahun ini memiliki pembaruan signifikan karena menggunakan kurikulum Toolbox ASEAN yang menjadi standar tertinggi pendidikan pariwisata di kawasan Asia Tenggara.
“Melalui pembekalan materi berbasis Toolbox ASEAN, uji kompetensi BNSP, serta dukungan bahan baku premium dari para mitra industri, Disparekraf DKI Jakarta optimistis para lulusan pelatihan ini dapat langsung terserap di industri perhotelan, restoran, dan toko kue ternama, sekaligus memperkuat daya saing Jakarta sebagai destinasi pariwisata dan kuliner global,” jelasnya.
Sebagai informasi, rangkaian program ini diikuti oleh 35 orang peserta yang telah melalui tahapan seleksi ketat. Proses rekrutmen sebelumnya dilaksanakan secara daring melalui tautan pendaftaran https://bit.ly/p4ekraf_commispastry2026 serta dipublikasikan lewat akun Instagram resmi @disparekrafdki dan @p4ekraf_dki dari tanggal 13 Agustus hingga 7 September 2026.
Penetapan peserta dilakukan berdasarkan hasil seleksi administrasi serta Pre-test, di mana peserta yang menyelesaikan seluruh sesi pelatihan berhak mengikuti Uji Kompetensi BNSP.
Penyelenggaraan kegiatan pelatihan dan sertifikasi ini juga terwujud berkat kerja sama dan dukungan penuh dari para mitra industri ternama.
Dukungan bahan baku berkualitas tinggi disalurkan oleh PT Delisari Nusantara melalui produk Grand Fermage Unsalted France Butter, Monna Lisa Whipping Cream, Shine Dark Block Chocolate Compound, dan Del's Master Joy, serta dukungan dari PT Mulia Boga Raya Tbk melalui produk Prochiz.
“Sinergi bersama produsen bahan baku terkemuka ini memungkinkan para peserta untuk berlatih dan diuji menggunakan produk-produk standar dapur profesional,” tandasnya.