Rabu, 16 September 2026 Reporter: Fakhrizal Fakhri Editor: Erikyanri Maulana 155
(Foto: Reza Pratama Putra)
Ketua DPRD DKI Jakarta, Suhud Alynudin mendorong penguatan integrasi antarmoda setelah LRT Jakarta rute Kelapa Gading-Manggarai diresmikan. Salah satunya dengan memperluas jangkauan mikrotrans hingga permukiman dan kawasan yang menjadi kantong mobilitas warga.
Menurut Suhud, keberadaan moda pengumpan penting untuk memudahkan masyarakat mengakses stasiun LRT. Selain konektivitas, tarif transportasi juga perlu dijaga tetap terjangkau agar semakin banyak warga beralih dari kendaraan pribadi.
"Diharapkan tarif tidak memberatkan,"
"Catatannya adalah kita berusaha mengintegrasikan antarmoda. Penting juga mikrotrans semakin menjangkau daerah-daerah kecil. Supaya bisa sampai ke sini, dari kampung-kampung perlu disambung," ujar Suhud, Rabu (16/9).
Dikatakan Suhud, besaran tarif transportasi akan ditentukan berdasarkan kajian Dewan Transportasi Kota Jakarta (DTKJ) dengan melibatkan DPRD dan berbagai pihak.
"Diharapkan juga tarif tidak memberatkan. Dan tarif integrasi itu bisa diwujudkan agar masyarakat Jakarta bisa lebih mudah berkendaraan dan tidak menggunakan kendaraan pribadi," katanya.
Suhud juga mendukung keterlibatan Danantara dalam pembangunan infrastruktur Jakarta. Menurutnya, dukungan pemerintah pusat diperlukan untuk mengurangi beban pembiayaan infrastruktur yang bersumber dari APBD.
"Saya kira keterlibatan pemerintah pusat di dalam pembangunan ini sangat penting. Nah sehingga nanti Danantara bisa mengambil peran untuk membantu ya. Apakah nanti berupa membeli obligasi misalnya, ataupun juga ke skema-skema yang lain," imbuhnya.
Sementara itu, Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Wibi Andrino menilai, operasional LRT Kelapa Gading-Manggarai menjadi langkah penting dalam mendorong peralihan masyarakat ke transportasi umum.
Ia pun mengajak warga mencoba layanan tersebut sekaligus memberikan masukan selama masa awal operasional.
"Kalau sudah diresmikan Presiden harusnya sudah 100 persen ya. Dan saya lihat sudah well organized, ya tinggal kita coba dalam 8 hari ini dengan tarif Rp8 itu seperti apa," jelasnya.
Wibi juga menyoroti kebutuhan fasilitas park and ride di sekitar Stasiun LRT Manggarai. Ia mengusulkan kerja sama dengan Pasar Raya Manggarai agar warga yang memarkirkan kendaraan pribadi untuk melanjutkan perjalanan dengan transportasi umum dapat menikmati tarif parkir yang terjangkau.
"Saya berharap nanti ada kerja sama dengan Pasar Raya Manggarai, jadi ketika masyarakat yang menggunakan transportasi pribadi memarkirkan di Pasar Raya, tarifnya bisa flat dan murah," tandasnya.