Rabu, 26 Agustus 2026 Reporter: Anita Karyati Editor: Toni Riyanto 160
(Foto: Anita Karyati)
Suku Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Sudinpusip) Jakarta Utara menggelar kegiatan Pemberdayaan Duta Baca bertajuk "Narasi Utara" di Aula Kantor Kelurahan Sunter Jaya, Kecamatan Tanjung Priok.
"Menambah penghasilan keluarga"
Kegiatan tersebut terealisasi melalui kolaborasi dengan Jago Akademi yang menghadirkan pembekalan materi mengenai cara meningkatkan pendapatan melalui affiliate marketing.
Bunda Literasi Jakarta Utara, Fida Hendra mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut. Terlebih, masyarakat Jakarta Utara dikenal sebagai warga yang tangguh dan pekerja keras.
Menurutnya, tantangan ekonomi saat ini semakin berat, salah satunya dipengaruhi fluktuasi harga kebutuhan pokok. Karena itu, masyarakat perlu kreatif dalam memanfaatkan berbagai peluang yang tersedia.
"Kita harus kreatif mencari peluang. Di era digital ini, smartphone yang kita genggam jangan hanya digunakan untuk berkomunikasi, tetapi jadikanlah sebagai kios digital untuk menambah penghasilan keluarga," ujarnya, Rabu (26/8).
Fida menjelaskan, pelatihan affiliate marketing dapat menjadi salah satu alternatif untuk memperoleh penghasilan tambahan tanpa membutuhkan modal besar maupun stok barang. Melalui cara memanfaatkan kuota internet dan membagikan tautan produk, warga berkesempatan memperoleh komisi dari setiap transaksi yang dihasilkan.
"Saya berharap ilmu ini langsung diimplementasikan. Jangan malu bertanya dan jangan ragu memulai. Semoga pintu rezeki warga Sunter Jaya semakin terbuka lebar dan mengalir lancar," terangnya.
Sementara itu, Kepala Sudinpusip Jakarta Utara, Irawan memaparkan, pelatihan tersebut merupakan bentuk edukasi untuk membekali warga dengan keterampilan baru di bidang pemasaran digital. Kegiatan ini juga sejalan dengan upaya Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam mendorong kemajuan wilayah dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
"Wilayah Sunter Jaya dikategorikan memiliki tingkat ekonomi menengah ke bawah. Melalui program ini, kami ingin berkontribusi dalam upaya pengentasan kemiskinan dengan memberikan keterampilan bagi warga agar dapat mandiri secara ekonomi," ungkapnya.
Irawan menambahkan, kegiatan tersebut diikuti 50 peserta yang terdiri atas anggota Karang Taruna, pengelola RPTRA, kader PKK, dan warga setempat. Para peserta antusias mengikuti seluruh rangkaian pelatihan.
"Terima kasih kepada pihak kelurahan yang telah memfasilitasi tempat. Semoga kegiatan ini dapat berjalan secara berkelanjutan dan ilmu yang didapat para peserta dapat ditularkan kepada warga lainnya," ucapnya.
Sementara itu, Lurah Sunter Jaya, Lutfi Rachman menuturkan, sasaran utama pelatihan tersebut adalah generasi milenial dan Gen Z yang sangat akrab dengan teknologi. Menurutnya, tren affiliate marketing melalui platform media sosial, seperti TikTok, memiliki potensi besar karena jangkauannya luas dan dapat dilakukan secara fleksibel.
"Pelatihan ini sangat relevan untuk membantu warga mempromosikan produk usaha mereka. Kami ingin dari Sunter Jaya lahir para pelaku affiliate marketing baru yang mampu membantu meningkatkan kondisi ekonomi keluarga masing-masing," tandasnya.