Bank Jakarta Terus Perkuat Fondasi Transformasi Berkelanjutan

Senin, 10 Agustus 2026 Reporter: Aldi Geri Lumban Tobing Editor: Erikyanri Maulana 826

Manajemen bank jakarta gery ist

(Foto: Istimewa)

Bank Jakarta terus memperkuat kapabilitas organisasinya melalui investasi pada sumber daya manusia. Salah satunya melalui Officer Development Program (ODP) Information Technology Batch I Tahun 2026 bertema Building Future Digital Leaders for a Smarter, Safer, and Stronger Bank Jakarta, bekerja sama dengan BINUS University.

Program ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang Bank Jakarta dalam membangun kapabilitas organisasi yang mampu mendukung transformasi perusahaan secara berkelanjutan.

"beradaptasi dan berinovasi merupakan fondasi utama,"

Direktur Utama Bank Jakarta, Agus H. Widodo mengatakan, di tengah perubahan lanskap industri jasa keuangan yang semakin terdigitalisasi, daya saing perbankan tidak lagi hanya ditentukan oleh besarnya aset maupun kecanggihan teknologi, tetapi juga oleh kemampuan perusahaan membangun talenta yang mampu mengakselerasi transformasi dan menciptakan pertumbuhan yang berkelanjutan.

Ia menyampaikan, melalui investasi pada talenta digital, Bank Jakarta memperkuat fondasi teknologi yang dibutuhkan untuk menghadirkan inovasi layanan, meningkatkan efisiensi operasional, memperkuat tata kelola dan manajemen risiko, serta menciptakan nilai jangka panjang bagi nasabah dan seluruh pemangku kepentingan.

Agus menegaskan, transformasi yang dijalankan Bank Jakarta merupakan upaya menyeluruh untuk membangun organisasi yang semakin modern, adaptif, dan siap menghadapi perubahan industri.

Ia menjelaskan, Bank Jakarta saat ini tengah menjalankan transformasi secara menyeluruh yang mencakup aspek bisnis, operasional, manajemen risiko, teknologi informasi, hingga pengembangan people and culture sebagai satu kesatuan yang saling memperkuat.

“Kami meyakini kemampuan untuk terus beradaptasi dan berinovasi merupakan fondasi utama agar Bank Jakarta mampu tumbuh secara berkelanjutan di tengah perubahan industri yang semakin dinamis," ujarnya, Senin (10/8).

Agus mengatakan, penguatan kapabilitas teknologi informasi menjadi salah satu prioritas perusahaan untuk mendukung transformasi tersebut.

Ia menilai, Bank Jakarta terus membangun talenta teknologi yang mampu menghadirkan inovasi sekaligus memperkuat ketahanan dan keandalan sistem perbankan seiring meningkatnya ekspektasi nasabah terhadap layanan digital yang semakin cepat, aman, dan andal, serta semakin kompleksnya tantangan industri.

“Maka itu, Officer Development Program Information Technology ini menyiapkan talenta digital yang akan menjadi bagian penting dalam mengakselerasi transformasi tersebut,” katanya.

Direktur Teknologi dan Operasional Bank Jakarta, Daniel Setiawan Subianto menyampaikan, perkembangan teknologi menghadirkan tantangan sekaligus peluang baru bagi industri perbankan, mulai dari pemanfaatan artificial intelligence (AI), pengelolaan big data dan data analytics, modernisasi arsitektur teknologi, cloud computing, hingga meningkatnya ancaman cybersecurity.

Menurutnya, kondisi tersebut menuntut tersedianya talenta digital yang tidak hanya menguasai kompetensi teknis, tetapi juga memahami karakteristik dan kebutuhan bisnis perbankan agar mampu menerjemahkan teknologi menjadi solusi yang memberikan nilai tambah bagi perusahaan.

“Melalui ODP Information Technology, peserta dipersiapkan untuk memiliki kapabilitas teknis di berbagai bidang teknologi informasi yang relevan dengan kebutuhan industri perbankan masa kini dan masa depan,” ucapnya.

Daniel menjelaskan, selain penguasaan aspek teknologi, peserta juga dibekali pemahaman mengenai bisnis dan operasional perbankan sehingga mampu menghadirkan solusi digital yang inovatif, memperkuat ketahanan sistem, meningkatkan efisiensi operasional, serta mendukung akselerasi transformasi Bank Jakarta secara berkelanjutan.

“Kehadiran BINUS University sebagai mitra strategis semakin memperkuat komitmen Bank Jakarta dalam membangun ekosistem pengembangan talenta yang selaras dengan kebutuhan industri. Kolaborasi antara dunia pendidikan dan industri diharapkan mampu melahirkan talenta digital yang adaptif, inovatif, dan siap mendukung transformasi sektor jasa keuangan,” jelasnya.

Direktur Utama Creates by BINUS, Firdaus Alamsjah mengatakan, transformasi digital tidak hanya membutuhkan penguasaan teknologi, tetapi juga talenta yang agile, adaptif, inovatif, dan memiliki soft skills yang kuat.

Diharapkan, melalui program ini 17 peserta dapat mengembangkan kompetensi teknis dan manajerial secara seimbang, sekaligus memahami pentingnya inovasi produk dan layanan serta budaya korporat dalam menjawab kebutuhan industri yang terus berkembang.

“Kami juga mendorong para peserta untuk tidak takut bertanya dan aktif mengeksplorasi berbagai perspektif selama proses pembelajaran. Rasa ingin tahu, keberanian untuk belajar, dan kemampuan berkolaborasi merupakan bagian penting dari kesiapan talenta masa depan,” tandasnya.

BERITA TERKAIT
Dirut Bank Jakarta 1 Jati

Bank Jakarta Tampilkan Wajah Baru Digital

Minggu, 09 Agustus 2026 1047

Gubernur pramono bank jakarta kcp kebayoran park otoy

Rano Minta Bank Jakarta Perkuat Inovasi dan Layanan

Senin, 20 Juli 2026 1022

BEI fakhri

Bank Jakarta dan BEI Dorong Pertumbuhan Berkualitas di Tengah Dinamika Ekonomi

Rabu, 01 Juli 2026 2383

BERITA POPULER
Pendataan pengadaan tanah MRT kwitang fakhri

Pendataan Awal Pengadaan Tanah MRT Thamrin-Kwitang Dimulai

Sabtu, 19 September 2026 2617

Hbkb rasuna said bilal

Uji Coba HBKB Dua Kali Sepekan Diminta Terbatas

Kamis, 24 September 2026 961

IMG 20260921 WA0072

Rencana Penataan Kawasan Jalan Tambora Disosialisasikan

Senin, 21 September 2026 1393

Dany ramdany

Pemkot Jakpus Jamin Pengadaan Tanah Proyek MRT Thamrin - Kwitang Dilakukan Terbuka

Kamis, 24 September 2026 810

LRT ujicoba jati

Tarif LRT Kelapa Gading-Manggarai Didorong Terjangkau dan Terintegrasi

Senin, 21 September 2026 1131

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks