Rabu, 05 Agustus 2026 Reporter: Dessy Suciati Editor: Erikyanri Maulana 168
(Foto: Reza Pratama Putra)
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menyambut baik rilis pertumbuhan ekonomi Jakarta di kuartal II 2026 yang sebesar 5,52 persen secara yoy.
Menurutnya, capaian ini menunjukan kinerja Pemprov DKI yang baik karena berada di atas rata-rata pertumbuhan ekonomi nasional yang sebesar 5,29 persen.
"bisa menjaga momentum,"
Selain itu, kontribusi Jakarta terhadap perekonomian nasional juga cukup tinggi yang mencapai Rp1,05 triliun dari total Produk Domestik Regional Bruto (PDRB).
"Yang secara signifikan terlihat adalah kontribusi terhadap PDRB, Jakarta memberikan kontribusi Rp1.050,02 triliun dari Rp6.552 triliun untuk PDRB-nya," ujar Pramono di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (5/8).
Menurut Pramono, kondisi ini menunjukan bahwa pertumbuhan ekonomi Jakarta terjaga dengan baik di tengah tekanan geopolitik, termasuk adanya konflik dunia yang berpengaruh terhadap kondisi stabilitas ekonomi global.
Untuk menjaga momentum ini, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta pun berkomitmen terus menjaga kondisi stabilitas dan iklim usaha yang baik.
Pramono optimistis, dengan terus menjaga keamanan dan kenyamanan kota, maka momentum pertumbuhan ekonomi Jakarta dan nasional akan terjaga dengan baik.
"Saya betul-betul berkeinginan untuk menjaga agar Jakarta tetap aman, nyaman, dan saya optimis dengan apa yang sudah kita rawat bersama-sama. Mudah-mudahan pertumbuhan nasional dan juga pertumbuhan Jakarta ini bisa menjaga momentum," tandas Pramono.