Pemprov DKI Rancang JGTC Digelar Serentak di Lima Wilayah

Jumat, 31 Juli 2026 Reporter: Fakhrizal Fakhri Editor: Erikyanri Maulana 676

Pramono Ajak Jazz Goes to Campus Meriahkan Perayaan 5 Abad Jakarta 4

(Foto: Bilal Nugraha Ginanjar)

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno mengusulkan agar Jazz Goes to Campus (JGTC) digelar secara serentak di lima wilayah Jakarta pada peringatan 500 tahun Kota Jakarta tahun depan.

Menurut Rano, gagasan tersebut sejalan dengan harapan Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung dalam menyemarakkan perayaan lima abad Jakarta sekaligus memperluas akses masyarakat menikmati pertunjukan musik jazz.

"Digelar di lima wilayah serentak,"

"Insya Allah tadi Pak Gubernur berharap tahun depan, dalam rangka lima abad Jakarta, Jazz Goes to Campus bisa digelar di lima wilayah secara serentak," ujar Rano, saat menghadiri Kick-off The 49th Jazz Goes to Campus (JGTC) 'The City Series' di Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta, Jumat (31/7) malam.

Dikatakan Rano, konsep penyelenggaraan JGTC masih akan dimatangkan bersama tim kreatif. Salah satunya, menentukan apakah akan kembali digelar di lingkungan kampus atau memanfaatkan ruang-ruang terbuka di berbagai wilayah ibu kota.

"Nanti akan kita desain bersama tim kreatif, apakah kembali ke kampus atau tampil di ruang terbuka. Itu akan menjadi bagian dari konsep yang kami siapkan," katanya.

Sementara itu, Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike menyambut positif rencana tersebut. Menurutnya, JGTC merupakan ajang musik yang sarat nilai sejarah dan nostalgia bagi masyarakat, khususnya para pecinta musik jazz.

Ia menilai, penyelenggaraan JGTC di lima wilayah tidak hanya memperluas ruang berekspresi bagi para musisi, namun juga mendekatkan pertunjukan musik kepada masyarakat.

"Kalau memang bisa digelar di lima wilayah dengan memanfaatkan ikon-ikon di setiap kota administrasi Jakarta, tentu akan sangat keren. Tinggal nanti disusun konsepnya seperti apa," ujarnya.

Yuke berharap, Jakarta terus menghadirkan berbagai pertunjukan seni dan budaya, dan juga beragam genre musik dan seni pertunjukan lainnya. Menurutnya, Taman Ismail Marzuki harus terus menjadi ruang kreatif sekaligus inkubator bagi para seniman.

"Jakarta ini untuk semua. Kalau perlu bukan hanya Daerah Khusus Jazz, tetapi juga menjadi ruang bagi semua jenis musik dan seni," tandasnya.

BERITA TERKAIT
International Jazz Day dan Pameran Seni Meriahkan Pasar Seni Ancol

International Jazz Day dan Pameran Seni Meriahkan Pasar Seni Ancol

Jumat, 24 April 2026 1212

Prescon jgtc tiyo

Jazz Goes to Campus Sambut Lima Abad Jakarta

Sabtu, 18 April 2026 1411

Pemprov DKI Dukung Penyelenggaraan Jakarta International BNI Java Jazz Festival 2025

DKI Dukung Jakarta International BNI Java Jazz Festival 2025

Jumat, 02 Mei 2025 2475

BERITA POPULER
Mikrotrans reza edit

Transjakarta Tegaskan Larangan Mengamen di Mikrotrans dan Halte

Jumat, 02 Oktober 2026 3255

Distribusi Benih Ikan Air Tawar anita

4.100 Benih Ikan Didistribusikan di Lima Pulau Permukiman

Jumat, 02 Oktober 2026 2878

Klinik ilegal ditutup jakpus folmer

Sudin Kesehatan Jakpus Sidak Dua Klinik Kecantikan Diduga Ilegal

Selasa, 06 Oktober 2026 1230

Syafrin walkot jaksel

Syafrin Minta Pengurus RT/RW Terus Jadi Mitra Strategis Pemerintah

Kamis, 01 Oktober 2026 1626

Mediasi pondok pinang tiyo

Camat Kebayoran Lama Pimpin Mediasi Persoalan Warga Pondok Pinang

Rabu, 07 Oktober 2026 603

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks