Rabu, 29 Juli 2026 Reporter: Fakhrizal Fakhri Editor: Erikyanri Maulana 175
(Foto: Bilal Nugraha Ginanjar)
Ketua Komisi E DPRD DKI Jakarta, M. Subki menghadiri pembukaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Piala Gubernur DKI Jakarta di halaman Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (29/7).
Dikatakan Subki, MTQ tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga sarana untuk membumikan nilai-nilai Al-Quran di tengah masyarakat sehingga membawa keberkahan bagi Jakarta.
"Ini sesuatu yang istimewa,"
"Alhamdulillah hari ini MTQ tingkat provinsi dengan Piala Gubernur DKI Jakarta sudah dibuka di Balai Kota. Ini sesuatu yang istimewa bagi umat Islam. Kita berharap kegiatan ini berjalan lancar dan betul-betul membumikan Al-Qur'an di masyarakat DKI Jakarta. Insya Allah kota ini akan semakin berkah," ujarnya.
Subki mengapresiasi pelaksanaan MTQ yang dimulai dari tingkat kelurahan. Ke depan, ia berharap, proses kompetisi diperluas hingga tingkat RW agar semakin banyak generasi muda yang terlibat dalam ajang tersebut.
"Kalau tahun depan seleksinya bisa dimulai dari tingkat RW, tentu akan semakin baik untuk memasyarakatkan Al-Qur'an di lingkungan yang paling dekat dengan warga. Yang terpenting bukan semata-mata mengejar juara, tetapi bagaimana menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur'an," katanya.
Ia juga optimistis penyelenggaraan MTQ akan semakin semarak mengingat Jakarta dijadwalkan menjadi tuan rumah MTQ Nasional pada tahun depan. Menurutnya, momentum tersebut menjadi perkembangan positif bagi masyarakat muslim di ibu kota.
Sebagai Ketua Komisi E DPRD DKI Jakarta, Subki menegaskan, pihaknya akan terus mendukung MTQ Piala Gubernur tersebut.
"Kami mewakili DPRD, khususnya Komisi E, tentu sangat mendukung program ini. Mudah-mudahan momentum ini semakin menumbuhkan kecintaan masyarakat kepada Al-Qur'an," ucapnya.
Ia menilai, ajang tersebut menjadi bagian dari persiapan menuju MTQ Nasional tahun depan saat Jakarta menjadi tuan rumah. Pasalnya, prestasi MTQ Nasional tahun depan menjadi kado istimewa untuk lima abad Jakarta.
"Mudah-mudahan tahun ini bisa menjadi juara umum di Semarang. Namun yang paling penting, tahun depan saat Jakarta menjadi tuan rumah, kita harus benar-benar siap dan menjadi juara umum. Itu akan menjadi kado istimewa menyambut lima abad Jakarta," tandasnya.