Lalin di Jl Raya Bekasi dan Cakung Cilincing Kembali Terurai

Kamis, 23 Juli 2026 Reporter: Aldi Geri Lumban Tobing Editor: Erikyanri Maulana 223

Lalin cakung cilincing nurito

(Foto: Nurito)

Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta menyebut arus lalu lintas (Lalin) di kawasan Jalan Raya Bekasi hingga Jalan Raya Cakung-Cilincing, Jakarta Timur, mulai kembali lancar setelah dilakukan rekayasa lalu lintas dengan menutup sejumlah putaran balik (U-turn).

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Budi Awaludin mengatakan, kondisi lalu lintas di kedua arah sudah berangsur normal. Hal itu disampaikan usai meninjau langsung lokasi pada Rabu (22/7) malam.

"Alhamdulillah semua bisa teratasi,"

"Alhamdulillah semua bisa teratasi. Sebelah kiri maupun kanan kondisinya sudah sangat lancar setelah dilakukan rekayasa lalu lintas dengan penutupan U-turn di Cakung, Babek, dan JGC," ujarnya, Kamis (23/7).

Ia menyampaikan, rekayasa lalu lintas mulai diterapkan sekitar pukul 19.00 WIB. Arus kendaraan mulai kembali bergerak dan kepadatan berangsur terurai sekitar pukul 19.30 WIB.

Budi menjelaskan, Dinas Perhubungan DKI Jakarta akan melanjutkan rekayasa lalu lintas pada hari ini mulai pukul 15.00 WIB, untuk memastikan kondisi tetap terkendali.

Penutupan U-turn kembali dilakukan di kawasan Cakung, Babek, dan Jakarta Garden City (JGC) oleh personel Suku Dinas Perhubungan Jakarta Timur dan Jakarta Utara.

“Sekitar 75 personel dikerahkan dalam penanganan tersebut, terdiri dari 30 personel Sudin Perhubungan Jakarta Timur, 30 personel Sudin Perhubungan Jakarta Utara, serta sekitar 15 personel dari tingkat provinsi yang disebar di sejumlah titik,” ungkapnya.

Ia mengatakan, selain melakukan pengaturan lalu lintas, petugas juga mengarahkan pengemudi truk menuju Terminal Tanah Merdeka untuk menunggu apabila terjadi antrean menuju depo peti kemas.

Menurutnya, kemacetan dipicu oleh penumpukan peti kemas di pelabuhan akibat tingginya volume impor yang tidak diimbangi aktivitas ekspor. Kondisi tersebut menyebabkan peti kemas menumpuk di pelabuhan maupun depo sehingga memicu antrean panjang truk.

"Kami berharap kapasitas depo Pelindo dapat ditingkatkan dari 65 persen menjadi 75 hingga 80 persen agar tidak terjadi lagi penumpukan peti kemas di depo," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Apresiasi dishub jaksel gagalkan jambret hbkb tiyo

Kadishub DKI Beri Penghargaan Empat Personel Gagalkan Aksi Penjambretan

Senin, 20 Juli 2026 318

IMG 20260708 WA0083

Edukasi Pengguna Jalan, Dishub Luncurkan ‘CCTV Jakarta Takeover’

Rabu, 08 Juli 2026 667

Kadishub DKI Resmikan Pangakalan Ojol di Terminal Terpadu Pulo Gebang

Kadishub DKI Resmikan Pangkalan Ojol di Terminal Terpadu Pulo Gebang

Jumat, 03 Juli 2026 851

BERITA POPULER
Pelantikan dpp forkabi rezap2

Pramono Dorong Forkabi Kompak Bangun Jakarta

Jumat, 24 Juli 2026 1048

Peresmian Open Top Tour Of Batavia otoy

Bus Open Top Tour Jakarta Batavia Resmi Beroperasi

Kamis, 23 Juli 2026 1008

IMG 20260720 WA0051

Lahan Tidur di Malaka Jaya Dijadikan Urban Farming

Senin, 20 Juli 2026 1277

Reza dan Nadya Siap Promosikan Pariwisata Berkelanjutan Kepulauan Seribu

Reza dan Nadya Dinobatkan Sebagai Abnon Kepulauan Seribu

Minggu, 19 Juli 2026 1245

Gub pramono doc

Pramono Bela Satpam Tegur Pengemudi Alphard di HI

Jumat, 24 Juli 2026 503

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks